KELOMPOK TANI JARAK BUDAYAKAN ARISAN UNTUK AJANG KOMUNIKASI

  • Whatsapp

TKTBEWS.net ,JOMBANDalam menjalin koordinasi dengan anggota kelompok tani setiap bulan tak bosan anggotanya untuk berkumpul di sekretariat kelompok tani dengan agenda pembahasan berbagai persoalan yang menyangkut kebutuhan para petani mulai dari produksi hingga merencanakan cara pemasaran hasil bumi dengan metode menyesuaikan pasar.

Kelompok tani Jarak Krajan ini semula terbentuk dengan swadaya mandiri maka tidak heran kalau semangat mereka menggebu nggebu demi suksesnya sebuah rencana, maka kalau tahun 2017 mendapatkan peringkat pertama dan 2018 dapat juara 2 di Kabupaten Jombang sudah pada waktunya.

Nampak menarik dari kegiatan kelompok tani ini mualu dari arisan yang diadakan tiap bulan setiap tanggal 1 dirumah Ketua kelompok ini .

Adapun jenis arisan dalam bentuk barang, yakni berupa pupuk kandang (Kotoran kambing) minimal satu sak dalam setiap arisan per anggota , celetuk dari salah satu anggota kelompok tani sebut saja Ismiadi.

Menurut Sarpo (69 tahun) yang memiliki lahan perkebunan luas kurang lebih1 hektar asli warga setempat ini mengatakan ,” Saya dari muda suka bercocok tanam hingga kini kebun yang saya miliki penuh dengan berbagai tanaman yang kami rasakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama keluarga, baik ada kelompok atau tidak, nenek buyut saya memang berasal dari petani,” ungkapnya.

Berbeda dengan Sumiarsih meski dari seorang petani dibuktikan dengan dirinya mempunyai tanaman kopi ekcelsa berlatar belakang pedagang, hasil perkebunan, tidak dijual glondong melainkan lebih suka menjual dalam bentuk bubuk goreng nananggan (Jawa red) ala manual, dengan harga per kilogram Rp 120.000 ( Seratus dua puluh ribu rupiah) ,” tuturnya

Ketua Kelompok tani Jarak Krajan Sudedi saat dikonfirmasi tktnews , mengatakan,”Pihaknya selaku koordinator dikelompok tani awalnya berusaha mandiri namun begitu besar perhatian dari pemerintah daerah pada petani melalui PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) sehingga semakin mudah untuk memfasilitasi kebutuhan yang diharapkan, mulai dari Bibit,obat obatan, dan sekolah lapang guna menambah ilmu pengetahuan di bidang pertanian untuk meningkatkan perekonomian didesanya.

Ditambahkan oleh Jedi (02/10/2019) bahwa keberadaan Poktan Jarak Krajan sedang berinovasi bagaimana agar pemasaran hasil produksi perkebunan dan pertanian semakin menuai perkembangan dengan berjalannya zaman modern, ini juga tidak luput dari dukungan PEMDA Jombang dalam kurun waktu tertentu untuk melakukan studi banding ke luar daerah,” Pungkasnya.(Jit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan