Warga desa pokaan ngluruk kantor kejari pertanyakan laporan tindak lanjut kasus pungli prona

  • Whatsapp

Situbondo TKTNEWS.net – Sebanyak 25 orang warga Desa Pokaan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur ngelurug mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Situbondo tepat pukul 09.00 Wib, hari Senin (28/10/2019) siang.     

Pantauan Wartawan TKTNEWS.net dilokasi, puluhan warga Desa Pokaan tersebut dipimpin seorang koordinator bernama Bahrawi dan juga didampingi Sekretaris LSM dari Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi saudara Okto Lonato.  Puluhan warga tersebut di terima oleh pihak Kejaksaan Negeri Situbondo yaitu Kasi Intel ( Kepala Seksi Intelejen) Bebry SH. Sebelum bertemu diruangannya. Kasi Intel meminta perwakilan warga pokaan hanya diperbolehkan masuk untuk diwakili 3 orang serta juga diikuti oleh beberapa Awak Media yang ikut menyaksikan pertemuan warga bersama Kasi Intel Kejari Situbondo. 

Selanjutnya perwakilan warga yang mengaku bernama Bahrawi, Muhdar, Sofiatun mempertanyakan tentang kelanjutan proses laporan kasus Pungli (Pungutan Liar) Prona Desa Pokaan Tahun 2017 lalu yang dipungut biaya bervariasi antara 600 ribu hingga 1 juta Rupiah, yang dilaporkan sejak Tahun 2018 hingga saat ini belum ada kejelasannya.  ” Kami datang kesini untuk mempertanyakan tindak lanjut kasus pelaporan dua tahun lalu, yaitu masalah pungli prona, “kata Bahrawi. Sambung Bahrawi, kami juga merasa tidak puas atas pelaporan pungli ini, maka hari ini datang kedua kalinya pada kantor Kejari Situbondo untuk mempertanyakan tindak lanjut tentang penanganan laporan kasus program pertanahan nasional (PRONA) desa kami. ”

Pihak Kejaksaan Negeri Situbondo, kami nilai sangat lamban dan lambat menangani kasus Prona desa Pokaan yang ditunggu – tunggu oleh warga Pokaan, ” terangnya.  Sementara Kasi Intel Bebry SH saat menerima perwakilan warga mengatakan, bahwa pihaknya masih akan mengkaji ulang beberapa data dan bukti-bukti yang sudah masuk juga bukti-bukti tambahan untuk diteliti kembali. ” Sehingga untuk membuktikan hasil semua laporan yang masuk apa sudah memenuhi unsur pidananya atau tidak, ” katanya.  Dijelaskan dia, bahwa pihak Kejari Situbondo masih banyak kasus lain yang ditangani selain Desa Pokaan. ”  Jadi intinya kami menangani kasus ini tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan, “ucapnya. 

Lebih lanjut Kasi Intel kembali menjelaskan bahwa pihaknya mengucapkan sangat berterima kasih kepada LSM yang turut membantu memberikan data dan bukti-bukti tambahan yang informasinya sudah dikumpulkan dari warga Pokaan.  ” Apabila dari warga Pokaan ada temuan bukti-bukti tambahan baru. Maka pihak Kejari bisa menerima kapan saja, “pungkas Bebry.  Setelah mendapat penjelasan yang sangat jelas dari pihak Kejaksaan Negeri Situbondo yang diwakili Kasi Intel Bebry SH, kemudian ketiga perwakilan warga berpamitan langsung pulang.  Beberapa warga Desa Pokaan yang menunggu diluar ruangan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Situbondo setelah mendapat penjelasan dari wakilnya Bahrawi bahwa Kejaksaan secepatnya memproses kasus Prona Desa Pokaan.

Setelah itu ke 25 warga Desa Pokaan tersebut pulang dan merasa puas terhadap penjelasan dari pihak Kejari Situbondo serta langsung membubarkan diri masing-masing dengan tertib. (irwan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan