Program Smart City, Situbondo Duduki Urutan Kedua Se-Jatim

  • Whatsapp

Situbondo TKTNEWS.net – Sejak keluar dari predikat Kabupaten tertinggal, Pemerintah Kabupaten Situbondo terus berinovasi dan langsung bersaing dengan Kabupaten-Kabupaten yang lebih maju di Jawa Timur.

” Kita mempunyai posisi yang sangat strategis mengenai inovasi. Daerah-daerah yang terintegrasi secara nasional, Kabupaten Situbondo menduduki urutan ke-4, ” kata Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto SH, Selasa (13/11/2019) malam

Dijelaskan Bupati Situbondo yang sudah menjabat dua periode itu, Setelah terlepas dari Kabupaten tertinggal, kata Bupati H Dadang Wigiarto, Kabupaten Situbondo tidak sempat mencicipi menjadi kabupaten berkembang. Tapi, langsung bertemu dengan kabupaten / kota yang sudah maju. Kita tidak menduga sistem pemerintahan Kabupaten Situbondo berbasis elektronik yang sudah dimulai sejak 3 tahun silam, menduduki urutan ke 2 di Jawa Timur, setelah Kota Surabaya.

” Membangun smart city di Pemerintahan Kabupaten Situbondo hanya membutuhkan biaya kurang lebih sebanyak Rp 20 miliar. Biaya ini lebih murah jika dibandingan pembangunan Smart City di Kota Surabaya mencapai Rp 6 triliun. Kenapa biaya pembangunan Smart City di Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo lebih murah? Karena, programmer-programmer yang ditarik Pemerintah Kabupaten Situbondo, adalah anak-anak milenial Situbondo yang mempunyai disiplin ilmu IT memadai, ” kata bupati H Dadang Wigiarto.

Ternyata, sambung Bupati H Dadang Wigiarto, ketika diberi kepercayaan untuk membangun Smart City, anak-anak Situbondo sangat luar biasa.

” Selain nomor dua ditingkat Jawa Timur tentang Smart City, secara nasional Kabupaten Situbondo masuk pada urutan 25 pada pembangunan smart city. Saat ini, pemerintah pusat memfasilitasi kita, kemudian kita di adu membangun konsep-konsep Smart City, ” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati H Dadang menambahkan, bahwa saat ini yang sedang kami perjuangkan, yakni aplikasi perekonomian yang di dalamnya ada Smart Farming dan aplikasi-aplikasi lainnya yang berkaitan dengan peningkatan perekonomian masyarakat Kabupaten Situbondo.

” Harapan kami pembuatan aplikasi tentang peningkatan perekonomian tersebut bisa bersaing dengan Kabupaten/kota lainnya, ” pungkasnya. (imam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan