BUPATI PONOROGO BERSAMA MENTERI DESA TEKADKAN KAWASAN TERPADU

  • Whatsapp

Ponorogo TKTNEWS.net Pemerataan kue pembangunan merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan nasional, titik tolak ini sebagai kunci awal dalam upaya mensejahterakan masyarakat.

Menurut Menteri Desa, Pembangunan desa tidak akan berhenti, setara dengan pembangunan SDM dan juga dengan upaya untuk mensejahterakan rakyat, Suksesnya pemerintah desa adalah majunya pemerintahan Indonesia. “Membangun Indonesia dari pinggiran merupakan visi dari Presiden.

Nantinya model pembangunan ke depan adalah kawasan, dan ini akan terus berkembang,” Demikian sambutan Menteri Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Pembangunan Kawasan Perdesaan Tahun 2019 yang berlangsung di The Sultan Hotel & Residence, Jakarta, Selasa (3/12).

Dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembangunan Kawasan Perdesaan, Kawasan perdesaan didefinisikan sebagai kawasan perdesaan yang mempunyai kegiatan utama pertanian termasuk pengelolaan sumber daya alam dengan susunan fungsi kawasan perdesaan sebagai tempat

pemukiman perdesaan, pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial dan kegiatan ekonomi. Tujuan utama pembangunan kawasan perdesaan adalah untuk akselerasi desa dalam membangun, serta meningkatkan skala ekonomi dengan adanya kerjasama antar desa yang memiliki hamparan yang sama akan mampu meningkatkan nilai tambah dari komoditas yang dihasilkan dari kawasan perdesaan tersebut. Saya berharap kedepan kawasan tidak hanya berbicara soal wilayah, tapi juga jaringan.

Disela-sela acara Rakornas itu, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menyerahkan 10 (sepuluh) dokumen Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP) yang merupakan hasil fasilitasi penyusunan masterplan kepada masing-masing Kepala Daerah dari seluruh Indonesia.

Salah satunya adalah Dokumen Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan Terpadu Pudak, Kabupaten Ponorogo. Kabupaten Ponorogo menjadi satu-satunya Kabupaten/ Kota Di Jawa Timur yang menerima dokumen ini, daerah lain di luar jawa yang menerima diantaranya, Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara dan Kabupaten . Tulang Bawang Provinsi . Lampung.

“Alhamdulillah, Ponorogo dipilih sebagai pelaksana pogram pembangunan kawasan pedesaan terpadu…ini sangat bermanfaat utk mempercepat pembangunan desa… Dan yang lebih menggembirakan lagi Ponorogo dipilih bersama 9 Kabupaten Se- Indonesia….semoga berkah dan manfaat”, ungkap Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni sesaat setelah menerima Dokumen RPKP dari Menteri Desa.

Dijelaskan pula, bahwa program ini merupakan program baru yang digagas oleh Kemendes, dan daerah yang mendapat program ini, nantinya akan dijadikan sebagai model program percontohan bagi daerah lainnya kelak.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengatakan, setelah menerima dokumen tersebut akan langsung mengadakan rapat dengan Kepala Dinas dan Kepala OPD terkait agar program pembangunan kawasan perdesaan di Pudak bisa segera dilaksanakan sesuai dengan RPKP serta mengeluarkan Peraturan Bupati untuk mendukung pembangunan tersebut. (Dan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan