KASUN KAROBELAH 3 BERUSAHA BODOHI WARGANYA

  • Whatsapp

JOMBANG TKTNEWSnet. – Sembari menunggu seorang warga akan melaporkan pada pihak berwajib apabila surat tanah keterangan waris yang di bawa kepala dusun tidak segera diserahkan pada yang mempunyai hak, karena sudah kesekian kalinya ditemui baik dirumah maupun dibalai desa tidak ada tanggapan justru ditolak dengan alasan diamankan.
Niat baik dari warga RT/RW 01/05 Dusun Karobelah 3 Desa Karobelah Kecamatan Mojoagung ini untuk mendapat surat keterangan waris ini sangat dibutuhkan oleh atas nama ifa karena sebagai bukti bahwa dirinya telah syah dari desa telah mempunyai sebidang tanah waris dari orang tuanya yang sudah meninggal dunia,
Pada saat datang ke balai Desa ( 02/12/2019) sempat bertemu dengan sekertaris Desa dan mohon dijelaskan terkait hal surat tanah, dan menanyakan kenapa mesti disimpan oleh Kasun, dan mengapa ada fihak fihak lain yang masuk pekarangan tanpa ijin terlebih dahulu , bukankah tanah yang saya miliki tidak ada persoalan ,
Menurut sekretaris Desa Karobelah Didik saat diruang kerjanya mengatakan,” Saya belum datang ke rumah Mbak ifa atau ibunya karena belum ada kata kesepakatan , Perlu saya sampaikan , Kepala Dusun , Bayan datang ke sana (Pekarangan milik ifa) Ngapain????.saya sebenernya tidak suka dan makin kurang percaya dengan keputusan Kasun seperti ini, Jelasnya.
Selang satu hari tepatnya tanggal 4 Desember 2019 , perwakilan atau kuasa dari pemilik tanah waris berusaha mengingatkan pada sekdes hingga dua hari terhitung tanggal 4 dan 5 Desember agar surat keterangan waris segera diberikan pada yang punya hak apabila tidak dilakukan maka penyelesaiannya terkait hal ini menjadi panjang.
Sementara ditempat terpisah Camat Mojoagung Aminatur rokhiyah.SE.M.KP mengatakan ,” Persoalan ini tidak sulit hanya surat yang ditahan serahkan beres, kami coba untuk membantu menghubungi saja.,” Ulasnya


Perlu diingat pada masyarakatPasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana .Yang termasuk penggelapan adalah melakukan mengambil barang milik orang lain sebagian atau seluruhnya di mana penguasaan atas barang itu sudah ada pada percobaan, tetapi penguasaan itu terjadi pada sah. Misalnya, penguasaan suatu barang oleh sebab terjadi karena pemiliknya menitipkan barang tersebut.

Atau penguasaan barang oleh karena terjadi karena tugas atau jabatannya, misalnya pengangkatan barang. Tujuan dari penggelapan adalah milik barang atau uang yang ada di dalam penguasaannya yang mana barang / uang tersebut pada dasarnya adalah milik orang lain.(Jit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan