POLRES JOMBANG PIMPIN UNGKAP KASUS RANMOR

  • Whatsapp

JOMBANG TKTNEWS.net. – Polres Jombang ungkap kasus pencurian sepeda motor dan berhasil mengamankan 4 (empat) pelaku oleh Sat Reskrim Polres Jombang.

Masing-masing pelaku berinisial , KD alias Pras (40), asal Dusun Karangan Wetan, Desa Karangan, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.KI alias Suliq (31), asal Dusun Jeruk, Desa Karangan, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.CS (29), asal Dusun Pakel Wiyu, Desa Pakel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.
PN alias Jabir (36), asal Dusun Pakel Wiyu, Desa Pakel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.


Hal ini dipimpin langsung Kapolres Jombang AKBP. Boby Pa’ludin Tambunan, S.I.K, M.H, didampingi Waka Polres Jombang, KOMPOL. Budi Setiyono, Kasat Reskrim Polres Jombang AKP. Ambuka Yudha Hardi Putra dan Kasubbag Humas Polres Jombang AKP. Hariyono laksanakan pers rilis ungkap kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Di halaman Mapolres Jombang. Selasa, (03/12/2019)


Adapun barang bukti yang diamankan dari pelaku, yakni ada 19 unit kendaraan bermotor, 1 buah kunci Y dan 1 buah BPKB Supra warna hitam.


Kapolres Jombang AKBP. Boby Pa’ludin Tambunan, S.I.K, M.H, dalam keterangannya mengatakan,” tersangka mengambil sepeda motor dengan cara merusak kunci kontak menggunakan kunci berbentuk Y. kemudian tersangka menggunakan sarana sepeda motor miliknya yakni Yamaha Vixion warna putih dan yang berperan merusak kunci yakni KD alias Pras, sedangkan KI alias Sulik, mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion warna putih.


“Setelah berhasil mengambil se

peda motor Honda Supra X 125 warna hitam, kemudian pelaku bertemu CS untuk menjual sepeda motor tersebut kepada PN alias Jabir, dengan harga Rp. 2.200.000 namun masih dibayar sebesar Rp. 2.000.000. Kemudian untuk uang hasil penjualan dibagi pada KD alias Kadis senilai Rp. 900.000, KI alias Suliq Rp. 900.000. Sedangkan CS mendapatkan Rp. 200.000 namun tidak mau, sehingga uang Rp. 200.000 tersebut digunakan untuk membeli minuman keras. Setelah itu PN alias Jabir, sebelumnya memberitahu KD alias Pras, KI alias Suliq dan CS, bahwa butuh sepeda motor untuk kerja,” ungkap Boby Pa’ludin Tambunan.
Masih menurut Kapolres,” modus operasi pelaku mengambil sepeda motor korban yang diparkir di pinggir jalan dengan menggunakan kunci T, setelah terlapor berhasil mengambil sepeda motor korban tersebut Selanjutnya dijual pada orang lain.


“Untuk Pasal yang disangkakan kepada KD alias Pras dan KI alias Suliq adalah Pasal 363 ayat (1) ke 4e 5e KUHP diancam dengan pidana paling lama 7 tahun. Kemudian untuk pelaku CS dan PN alias Jabir, disangkakan dalam pasal 480 KUHP dengan ancaman paling lama 4 tahun,”pungkas AKBP. Boby Pa’ludin Tambunan, S.I.K, M.H. (Jit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan