Puncak Acara Bersih Desa Bancangan Gelar Budaya Dan Do’a Bersama.

  • Whatsapp

Ponorogo,-TKTNEWS.net Dalam rangka acara bersih Desa Bancangan Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo,Jawa Timur, merupakan acara puncak nya ,kegiatan yang digelar.

Puncak acara bersih desa ini dilaksanakan pada hari ini,Kamis (05/12/2019) malam jumat di mulai sejak pada pukul 20.00 WIB,sampai selesai.

Puncak acara Bersih Desa Bancangan dihadiri tokoh masyarakat,perangkat desa ,kepala desa tetangga ,Muspika, dinas pariwisata dan rombongan.dan KH.ABDULLAH SA’AD dari Kabupaten Karang Anyar Jawa Tengah,untuk acara inti nantinya pada saat Pangajian akbar .

Kepala Desa Bancangan Wahyu dalam sambutanya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada masyarakat dan pemerintahan Desa, khusus nya,yang telah mendukung, dan membantu kegiatan ini , Dan juga dari pihak kepolisian dan TNI yang juga membantu sebagai pihak keamanan demi mensukseskan acara pada malam hari ini.

Dengan doa bersama ini masyarakat tampak antusias dan sangat bersyukur atas nikmat dan karunia NYA Alloh SWT yang telah di berikan pada masyarakat Desa Bancangan khusus nya,dengan iringan doa bersama ini,semoga masyarakat selalu diberikan kesehatan,keselamatan,jauh dari wabah hama-hama untuk pertanian,dan dalam memasuki musim penghujan dijauhkan dari bencana banjir,penyakit demam berdarah dan sebagainya.

Bupati Ponorogo Drs H Ipong Muhlissoni dalam sambutan nya melalui dinas pariwisata yang mewakili menyampaikan , minta maaf kepada masyarakat Desa Bancangan bahwa Bapak Ipong Muhlisoni tidak bisa menghadiri pada acara malam ini,karena ada kepentingan yang tidak bisa ditinggal kan,akhir dan akhir sambutan nya beliau menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada pemerintah Desa beserta jajaran nya,kepada seluruh masyarakat,dengan adanya acara bersih desa yang begitu meriah,masyarakat juga antusias terbukti masyarakat desa bancangan hadir,memadati jalan-jalan,dan halaman balai desa.

Disaat yang sama pemotongan tumpeng juga tidak ketinggalan dalam sesi acara tersebut,beliau yang mewakili Bupati Ponorogo ditunjuk untuk melakukan pemotongan tumpeng,diserahkan secara simbolis kepada Kepala Desa Bancangan.

Tahapan – tahapan acara sudah dilalui,masuk pada acara inti pengajian akbar yang disampaikan oleh KH.ABDULLAH SA’AD Dari kabupaten Karang Anyar,masyarakat begitu khitmad mendengarkan tausyiah yang beliau sampaikan.dan akhir nya dipenghujung acara ditutup dengan doa

Pentas Seni budaya Reog SINGO YUDHO yang merupakan seni reog tradisional asli dari Desa Bancangan itu sendiri ,yang meramaikan suasana dan tampak meriah ,juga untuk pengajian di iringi musik religi hadroh ,dan bersholawat untuk menambah khitmat nya acara tersebut

Acara puncak dari bersih Desa yang sudah laksanakan mulai tanggal 2 – 5 Desember 2019,ini berjalan dengan baik dan lancar.Sedangkan kesenian-kesenian tradisional yang digelar,ada gajah gajahan,,Reog Tik ,yang memeriahkan acara bersih Desa di titik puncaknya.

Misranto ketua kesenian Reog ,dan Tik menuturkan”pentas perdana Reog Tik”(istilah orang jawa digebyak ,ne ,ini untuk menyemarakan kegiatan Bersih Desa yang di gelar,dengan harapan lancar dan sukses,masyarakat sangat menikmati dan sangat puas,melihat acara tersebut”

Ketua Panitia Winarko dalam acara malam puncak bersih Desa Bancangan manyampaikan bahwa malam ini ada 3 acara kita gabungkan,mulai seni budaya,doa bersama,dan pengajian akbar.

Dalam menyampaikan acara doa bersama tersebut menambah nilai-nilai budaya jawa,dengan adanya tumpengan, ingkung,dan ambengan,yang dibawa masyarakat setiap lingkungan RT.

Modin, sapaan akrab nya sebagai panitia juga menyampaikan bahwa”dalam acara ini,salah satu harapan nya agar supaya masyarakat lebih mencintai dan selalu melestarikan budaya asli ponorogo yaitu REOG, yang selalu dipadukan dengan musik islami .Dan adanya pengajian ini menambah masyarakat Desa Bancangan yang maju menuju Ponorogo berbudaya dan religius,begitu ungkapnya.

Desa.Tahapan – tahapan acara sudah dilalui,masuk pada acara inti pengajian akbar yang disampaikan oleh KH.ABDULLAH SA’AD Dari kabupaten Karang Anyar,masyarakat begitu khitmad mendengarkan tausyiah yang beliau sampaikan.dan akhir nya dipenghujung acara ditutup dengan doa (DJ/Hr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan