Petugas Rekanan/ CV PLN Main Segel Meteran Pelanggan

  • Whatsapp

Ponorogo TKTNEWS.net Petugas CV atau Rekanan PLN manin segel meteran ,tanpa ada pemberirahuan lebih dulu ke pelanggal seharusnya terbit surat peringatan sp satu sp dua dan sp tiga ini tidak ada.

Hal ini terjadi di rumah tekat sebagai pelanggan dukuh Jetis Desa Bedoho Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo .

Meteran berhasil di segel oleh oknum petugas CV yang tidak di kenal namanya,tiba – tiba masuk di halaman rumah pelanggan tanpa ada tuan rumah ,atau ada orang sama sekali kecuali oknum tersebut.

Oknum petugas sebelumya tidak memberi tahu secara resmi ada surat peringatan bahwa pelanggan belum bayar rek listrik tunggaan satu bulan itu ternyata harus di putus atau di segel pada hari selasa pada pukul 15.00 wib.

Menurut pelanggan tekat menjelaskan sebenarnya masih nunggak satu bulan ,dan pada tanggal 5 desember di bayar ke kantor rekanan PLN ,karena nunggak satu bulan ,tekat pun siap untuk bayar nya,tanggungan nunggak satu bulan yang belum bayar satu bulan,lantas petugas di kantor bersikukeras supaya pelanggan tersebut bayar dua bulan , dan akhirnya bayar satu bulan tetap tidak di terima,padahal telatnya hanya satu bulan saja.

Dan di samping itu pembayaran yang dua bulan sejumlh Rp 526.000 untuk dua bulan itu menurutnya kayaknya gak logis karena untuk penggunaan daya 900 itu juga tidak terlalu banyak pemakaianya.

Yang di sayangkan petugas arogan dan tidak sopan dan juga tidak punya etika ,masuk di lingkup rumah orang lain walaupun petugas sama sekali tidak kordinasi sama pelanggan kalau mau segel meteran.

Pernah arogan gak sopan datang tiba tiba tanya giman pak listriknya,sambil berdiri di depan pintu masuk rumah ,padahal tuan rumah saat ada tamu.

Harapan pelanggan sebagai petugas dan pelayan masyarakat ya seharusnya tidak begitu cara datang ke pelanggan,harus bersikap lunak sopan dan punya etika.

Apakah memang didikan dari kantor cv tersebut emangnya seperti itu ,hal ini yang menjadi obrolan di masyarakat .(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar