Wabup Situbondo Apresiasi Konsep Millenial dan Kuno Gagasan Disperdagin.

  • Whatsapp

.

Situbondo TKTNEWS.net – Semarakkan tahun kunjungan wisata Situbondo, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Situbondo yang bekerjasama dengan Forum Komunikasi Informasi Masyarakat Kapongan (FKIMK) menggelar festival jajanan tradisional perpaduan antara konsep kuno dan millenial bertempat di lapangan Taman Lanceng, Kecamatan Kapongan, mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Situbondo Ir H Yoyok Mulyadi M Si, Rabu (18/12/2019) malam.

Menurut wabup H Yoyok, perpaduan konsep kuno dan millenial harus terus digaungkan agar seluruh masyarakat pedesaan mengerti apa itu Millenial dan jajanan-jajanan tradisional juga harus terus digaungkan di tengah-tengah masyarakat millenial.

“ Kalau saya yang lahir pada jaman dahulu sudah tentu tahu dengan jajanan-jajanan tradisional. Tapi, bagi masyarakat yang lahir pada jaman millenial belum tentu tahu dengan jajanan-jajanan tradisional tempo dulu. Untuk itu, saya minta jajanan tradisional tempo dulu agar terus digaungkan kepada masyarakat millenial, ” kata wabup H Yoyok.

Sebaliknya, kata wabup H Yoyok, masyarakat millenial juga harus mau menggaungkan jajanan-jajanan modern kepada masyarakat yang kuno-kuno.

“ Apabila masyarakat millenial dengan masyarakat kuno saling membagi informasi, maka niscaya Kabupaten Situbondo akan maju dan kebebasannya dalam berkreasi akan meningkat terus, ” tuturnya.
 
Tidak hanya itu saja yang disampaikan mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Situbondo dalam sambutannya. 

Namun, wabup H Yoyok juga meminta kepada dinas-dinas yang ada dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo mau memfasilitasi gerakan masyarakat Kuno dan masyarakat millenial dalam mempromosikan jajanan tradisional agar lebih maju.

Namun demikian, sambung wabup H Yoyok, kemajuan dari berbagai aspek kehidupan bermasyarakat jangan sampai meninggalkan karakter lokal yang ada. 

Sebab, jika meninggalkan karakter-karakter lokal, maka kemajuan sebuah kabupaten akan terbelengguh. 

“ Kabupaten kita maju tapi tertekan, ini tidak baik, ” pungkasnya. (imam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan