Masyarakat Terdampak Bau Busuk Kotoran Ayam Rencana Lakukan Demontrasi

  • Whatsapp

JOMBANG TKTNEWS.net – Limbah Kotoran Ayam dari sebuah Perusahaan ayam milik phokphan yang ada di dusun Jemparing Desa Pakel Kecamatan Bareng, yang dibuang disembarang tempat , dengan alasan mau diolah baunya mengganggu warga Dusun Jeruk Desa Karangan Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang , hingga mengganggu kesehatan diseputaran lokasi


Mereka merasa resah karena dibuang di dekat pemukiman warga yang berdampak langsung merasakan bau menyengat tak sedap dari areal penimbunan Kotoran Ayam, semua banyak mengeluh karena akan berdampak tidak baik bagi Kesehatan warga sekitar .


penimbunan kotoran ayam, ada yang muntah muntah, sesak saat bernafas juga ada anak salah satu warga dekat penimbunan mengalami sakit karena disebabkan mual dampak bau menyengat,” ungkap Rusmini warga RW 03 Sabtu (18/01/2020)


Pembuangan kotoran ayam yang berada dilahan milik Sunar, seorang Petugas PPL diwilayah Desa Karangan, seenaknya sendiri menimbun kotoran ayam dekat pemukiman warga , meskipun itu lahan milik sendiri, tanpa memikirkan dampaknya bagi lingkungan.


Warga sempat melakukan protes terhadap Sunar pemilik lahan agar kotoran ayam agar segera dipindah, namun tidak di indahkan oleh pemilik lahan (tindakan sementara Hanya dikasih kapur dan tidak membuahkan hasil)


Rencana masyarakat Jeruk Desa Karangan Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang, akan melakukan aksi protes(demo) terhadap sunar dan Perusahaan sebagai penyebab adanya limbah kotoran ayam karena titik awalnya berasal dari perusahaan tersebut,


Hal ini sudah diketahui oleh Kepala Dusun Setempat, Kades bahkan Camat Bareng sempat meninjau lokasi namun belum ada tindakan lanjutan ,” ujar warga ,


Saat diklarifikasi oleh awak Media Sabtu 18/01/20 ada yang menyampaikan karena bau menyengat kotoran Ayam yang ditimbun tepat dibekang Rumah saya tiap hari banyak lalat, kadang mual mual pokoknya gak kuat mas ,” ungkap Hadi Rumpoko


Kades Karangan Jumirah meminta dengan hormat kepada Sunar agar memindahkan limbah kotoran yang berasal dari pabrik ayam, jauh dari pemukiman warga, harapan saya sebagai Kepala Desa ingin warga hidup sehat tanpa ada pencemaran lingkungan,” ungkap Kades


“Limbah Kotoran Ayam yang berasal dari Pabrik Pokphand yang ada di Kecamatan Bareng, seharusnya tidak dibuang didekat pemukiman warga, ini sangat bertentangan dengan UU Nomer 32 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, sebelum Perusahaan berdiri Analisa dampak Lingkungan (AMDAL) kan harus dikedepankan.


Melalui telepon selulernya camat Bareng Usman menyampaikan,” Sunar akan dipanggil terakhir kalinya agar menyelesaikan masalah ini dengan cepat,” Ucapnya.(Jit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan