DIDUGA KERACUNAN MAKANAN, WISATAWAN PANTAI GEMAH BAYEM DIRAWAT DI PUSKESMAS

  • Whatsapp

Tulungagung,TKTNEWS.net – Di duga keracunan makanan para wisatawan di pantai Gemah Bayem ,sebanyak tujuh orang di larikan ke Puskesmas Campurdarat, untuk di rawat pada hari sabtu 01/02/2020..ketujuh orang tersebut adalah rombongan wisata yang baru pulang dari Pantai Gemah Bayem Besole Tulungagung.

Fajar selaku petugas Puskesmas Campurdarat,menjelaskan kepada media ini, sekira pukul 16.00 WIB ada rombongan yang diduga pasien mendatangi UGD Puskesmas Campurdarat dengan mengeluhkan mual, muntah, pusing dan keringat dingin.

Petugas langsung memberikan penanganan, dari tujuh pasien tersebut satu diantaranya harus diobservasi dan beri cairan infus dan 6 orang lainnya setelah diberikan perawatan dan obat diperbolehkan pulang.

“Dan menambahkan kebenaran nya tadi memang menangani pasien keracunan dari tempat wisata Pantai Gemah Bayem sebanyak tujuh orang yang datang di puskesnas dengan keluhan pusing, mual, muntah, keringat dingin ada diare nya juga, indikasi keracunan dari makanan, kami berikan perawatan, ada yang diobservasi, disuntik untuk menangani keracunannya,” terang Fajar

Salah satu pasien atas nama HR (inisial) masih observasi di UGD Puskesmas Campurdarat dengan diinfus, dan keenam orang sudah diperbolehkan pulang, yaitu Supadiono, Laspin, Andri, Ribut, Jeri dan Feri.

Fajar petugas Puskesmas Campurdarat juga menyampaikan
Kronologi kejadian seperti yang diungkapkan HR, mereka bersama sama pergi kepantai Gemah Bayem dengan mengendarai mobil, berangkat dari salah satu dealer motor di Campurdarat, sesampainya disana sekitar puk 13.00 WIB, selanjutnya menuju warung makan dan memesan beberapa menu makan ikan tuna dan minuman, setelah selesai makan mereka bermain di pantai.

“mula mula seperti ada yang ga beres kepala rasanya berat, mual, pusing dan keringat dingin pokoknya ga enak lah” terang HR
Selain itu HR menambahkan dirinya tidak ingat dengan nama warungnya dan tidak memperhatikan lagi karena kondisi yang ia rasakan

Hal senada disampaikan oleh Laspin saat ditemui dirumahnya, menambahkan setelah mereka merasakan ada yang janggal beberapa temannya pergi kewarung lagi dan mengungkapkan keluhannya kepada pemilik warung, pemilik warung sempat meminta maaf dan mengembalikan beberapa uang pembayaran tetapi tidak diterima

” Pemilik warung meminta maaf dan menyerahkan uang tapi saya tidak terima, saya kasihan karena dia jualan, mungkin ini musibah” ujar Laspin
Ditambahkan oleh Laspin, bahwa dirinya juga tidak ingat nama warung tersebut, tetapi kalau kesana bisa ingat lagi,

Sementara itu Ketua Pok Darwis Pantai Gemah Bayem Rojikin, ketika di hubungi via WA menjawab singkat “posisi dimana akan kita tindak, itu warung apa namanya?” Jawabnya (Alfeta)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan