KAKEK MENINGGAL DI RUKO TERMINAL SELOAJI.

  • Whatsapp


Ponorogo TKTNEWS.net -Diduga karena sakit serangan jantung, Sutaji(62) warga Jalan Pramuka, Kelurahan Ronowijayan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jatim ditemukan meninggal di ruko miliknya yang berada di area Terminal bis Seloaji, Ponorogo, Minggu(02/02/2020) pagi.

Meninggalnya korban pertama kali diketahu oleh istrinya oleh Maryuni(55) saat pulang dari sholat berjamaah di masjid.

Diketahuinya Sutaji sebelum meninggal saat sekira pukul 04.00 WIB korban bersama istrinya pergi ke masjid untuk melaksanakan jamaah sholat subuh.

Setelah selesai melaksanakan sholat jamaah, korban langsung kembali ke ruko miliknya kebih dulu di blok A3 di terminal Seloaji Ponorogo.

Saat sekitar pukul 05.30 WIB, istri korban kembali ke ruko miliknya dan mendapati korban dalam keadaan terlentang di kasur yang berada di dalam kios.

Sang istri mengira jika suaminya sedang tidur, yang kemudian Maryuni berusaha membangunkanya, akan tetapi korban tidak segera bangun.

Maryuni pun curiga dan berusaha memeriksa suaminya yang sudah meninggal dunia.

Mengetahui suaminya meninggal, Maryuni kemudian meminta bantuan warga sekitar kiosnya dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Babadan.

Mendapati laporan tersebut, anggota Polsek Babadan kemudian bersama tim identifikasi Polres Ponorogo mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP.

Dari pemeriksaan yang dilakukan tim identifikasi Polres Ponorogo dan petugas medis Puskesmas Babadan, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan.

“Korban meninggal dunia diduga karena penyakit jantung,”ucap Kapolsek Babadan, AKP Sukamto.

Dari keterangan pihak keluarga, selama ini korban memiliki riwayat sakit jantung dan rutin melakukan pemeriksaam di RSU Aisiyah Ponorogo.

Di tempat kejadian perkara(TKP) polisi menemukan obat sakit jantung, yang menurut keterangan keluarganya obat tersebut rutin dikonsumsi oleh korban.

“Atas kejadian tersebut pihak keluarga sudah menerima sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan outopsi dibuktikan dengan surat pernyataan. Selanjutnya jenasah diserahkan kepada keluarga untuk segera dilakukan proses pemakaman,”pungkas AKP Sukamto (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan