Oknum Staf Camat Bareng Berbelit Saat Ditagih Pinjaman BUMDes

  • Whatsapp

Jombang TKTNEWS.net. – Seorang mantan Sekretaris Desa Jenis gelaran yang sekarang dinas di Kecamatan Bareng mengelak dan berbelit-belit saat ditagih hutang terkait pinjaman di BUMDes senilai Rp 20.000.000. (Dua puluh Juta rupiah) dari saat menjabat hingga sekarang(15/02/20)

BUMDes di Desa Jenisgelaran Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang ini belum bisa menjadi kekuatan ekonomi pada masyarakat sekitar, sementara masih sebatas berdiri dan belum memiliki aktivitas peluang usaha rumahan yang menghasilkan.(Nihil)

Hal ini bisa dibilang layu sebelum berkembang, karena minimnya pemahaman BUDMdes pada sebagian pengurus dan kurangnya sosialisasi pada masyarakat secara keseluruhan secara umum.

Sementara Mbah Sudar mantan Kepala Desa mengatakan,” Saya kurang jelas kronologisnya orangnya memang berbelit-belit (Mbulet Jawa red) coba tanya ke Ropi,i yang tahu ceritanya, daripada berkepanjangan saya berniat untuk menutup atas kejadian ini, dengan melunasi semua tunggakan BUMDes,” Ungkapnya.

Ditempat terpisah Ketua BUMDes Jenisgelaran Ropii menjelaskan pada wartawan,” Memang benar Mantan Sekdes atas nama Asrori pernah meminjam uang BUMDes saat menjabat sekdes, kalau tidak salah saat itu mau punya hajat dengan bukti kwitansi senilai Rp 20.000.000. (Dua puluh juta rupiah)

Menurut Kepala Desa Jenisgelaran Bambang Saputro ,” Untuk pinjaman Asrori dan seluruh pinjaman yang belum terbayar akan ditanggung oleh Mbah Sudar , sambil nunggu tanahnya dijual.kasihan melihat beliau, karena harus menanggung beban, “

Masih dari Kepala Desa,” Harapan saya kedepannya harus transparan, ada RAT (Rapat Ahir Tahun) sehingga kalau ada masalah tidak sampai berlarut-larut,” Jlentrehnya.

Asrori saat bertemu di Desa lain (Pulosari) terkait hal ini saat ditanya wartawan memilih diam seribu bahasa dan tak respon, Mendengar informasi ini Camat Bareng Usman akan menindaklanjuti pada yang bersangkutan

Dari munculnya kejadian ini semestinya semua yang mengelola BUMDes aturan yang sudah ada yakni UU Desa No. 6 Tahun 2014 tentang Desa.dalam Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 Ayat 6 bahwa “Badan Usaha Milik Desa, yang selanjutnya disebut BUM Desa, adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Desa .

Dengan melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan Desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar- besarnya kesejahteraan masyarakat Desa. (Jit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan