Di Duga Tidak Kwalitas Gapuro Kedung Kembar Ambuk

  • Whatsapp

Sidoarjo TKTNews..net Pembangunan Gapura Desa Kedung Kembar, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur tiba-tiba ambruk.

Gapura ini di bangun belum ada 1 tahun Yang sumber dananya dari APBN yang merupakan program dana desa dan saat ini sudah ambruk ,pada hari senin 17 /2/2020

Pantauan awak media di lokasi, gapura yang ambruk di sisi barat. Gapura ini sebelumnya berukuran kurang lebih setinggi 9 meter,dengan panjang dan lebarnya sekitar 5 meter.dengan motif pembangunan gapuro mojopahit,dengan
menggunakan bata merah pres.

Karena ambruk,kondisi gapuro penyusunnya berantakan dan berserakan di bawah.dan Nampak para pekerja mengangkut material yang berserakan.

Untuk pj kepala Desa Anehnya saat di konfirmasi awak media, tidak mau memberikan keterangan. Bendahara Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Pembangunan gapura saat di konfirmasi tetap di suruh “tanya pak kades saja”.
Media ini berusaha mau konfirmasi pada pj kades juga belum berhasi lantaran tidak mau komentar.

Salah seorang Anggota BPD Kedung Kembar yang bisa di mintai keterangan, namun beliau minta namanya tidak di publikasikan.,dia mengatakan
“Saya kurang paham penyebab pastinya. Hari Senin itu seharian hujan deras cukup lama disertai angin & petir. Mungkin juga faktor alam” kata Anggota BPD, Selasa (18/2/2020).

Ia menjelaskan, gapura yang ambruk ini pembangunannya dilaksanakan oleh TPK pembangunan gapura yang dibentuk Pemerintah Desa Kedung Kembar. Sebelum gapura dibangun, TPK melibatkan konsultan perencanaan.

Menurut konsultan perencanaan, gapura diperkiarakan bertahan sampai puluhan tahun. Cuaca dan kondisi geografis Desa Kedung Kembar juga sudah diperhitungkan. Namun, kenyataan nya gapura itu ambruk saat umurnya belum ada 1 tahun.

Dan diperkirakan tahan sampai puluhan tahun. Cuaca dan lokasi sudah dipertimbangkan. Mungkin karena hujan deras dan angin, tapi yang saya ketahui pembangunan gapura itu masih ada masa garansi dari pihak pemborong, lha itu yang akan kami kejar” ujarnya

Meskipun begitu segala pembangunan yang ada di Desa, baik fisik maupun non fisik BPD harus mengerti. Tidak boleh hanya menyalahkan kondisi alam. Mengingat pembangunan gapura ini juga menggunakan uang rakyat.
Sampai berita ini di turunkan, belum ada pihak pemerintah desa yang bersedia untuk di konfirmasi.(cdra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan