Cegah Stunting, Mas Novi Dan Kang Marhaen Kunjung Lapang Penebaran Ikan Lele Di Desa Senjayan.

  • Whatsapp

Cegah Stunting, Mas Novi dan Kang Marhaen Kunjung Lapang Penebaran Ikan Lele di Desa Senjayan.

Nganjuk TKTNEWS.net,Dalam rangka meningkatkan motivasi, wawasan dan keterampilan warganya, Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidhayat, S.Sos, M.M kunjungi lapang penebaran lele sekaligus meresmikan Kampung Pangan Berseri di Desa Senjayan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Rabu (26/02/2020).

Kampung Pangan Berseri merupakan konsep pemanfaatan pekarangan dalam guna memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, serta bertujuan untuk kegiatan budidaya secara intensif sehingga dapat dimanfaatkan menjadi sumber pangan secara berkelanjutan.

Diawali dengan berkunjung ke posko yang ada di Desa Senjayan, selanjutnya Mas Novi, panggilan akrab Bupati Nganjuk tersebut meninjau rumah warga yang memanfaatkan lahan pekarangan sebagai budidaya ikan lele.

Turut hadir Wakil Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E, S.H, M.H, MBA, jajaran Forkopimda Nganjuk, Kepala OPD, Camat Gondang Nur Binti, Forkopimcam Gondang, Kepala Desa Senjayan beserta perangkat desanya.

Dalam sambutannya Mas Novi mengatakan Kampung Pangan Berseri ini merupakan suatu gerakan bersama antara warga desa, pemerintah desa dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pemenuhan gizi dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

Ini merupakan salah satu wujud visi dan misi dari tri cita bakti Pemerintah Kabupaten Nganjuk di bawah Kepemimpinan Mas Novi dan Kang Marhaen

“ Hal ini semoga menjadikan contoh desa-desa yang lain dalam rangka mencegah terjadinya stunting di Kabupaten Nganjuk dan dapat di selesaikan secara maksimal, “ ujar Mas Novi.

Lebih lanjut, Mas Novi menjelaskan, gizi bukan hanya sayuran saja melaikan gizi yang baik juga dari ikan, karena proteinnya tinggi. Sehingga selain menanam sayur-sayuran masyarakat juga bisa memanfaat lahan pekarangannya untuk budidaya ikan lele.

Perlu diketahui dalam memenuhi gizi kampung pangan berseri komponen dalam budidaya ikan lele secara intensif, warga di wajibkan mempunyai dua kolam dengan jumlah ekosistem dua ratus (200) ekor ikan lele per kolam. (Kamari )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan