PRODUKSI MIRAS OPLOSAN DI TRENGGALEK DI GREBEK

  • Whatsapp

Trenggalek – TKTNews.net – Tempat produksi miras oplosan di desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur digerebek polisi.

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, dalam kasus ini polisi berhasil mengamankan DR (45) warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo. DR selaku pemilik tempat usaha sekaligus pelaku utama.

” Praktek miras oplosan ini sedah berlangsung sekitar lima bulan teraakahIr,” kata Calvijn, jumat (28/02/2020)
Selain itu polisi juga menetapkan HD (38) sebagai tersangka yang merupakan pengecer minuman produksi DR sekaligus pengoplos ulang hasil produksi HD.

“Satu botol miras oplosan yang dari DR, oleh HD ia pisah menjadi tiga bagian. Selanjutnya ditambah dengan air,” imbuhnya.

Lanjut Calvijn, DR biasnya sekali produksi miras oplosan sampai puluhan botol bahkan bisa ratusan botol dekalo produksi. Target pemasaran miraas oplosan ini ini dipasarkan didaerah watulimo dengan sasaran masyarakat umum dan para nelayan.

Kapolres menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, bahan baku miras didatangkan dari wilayah Kediri. Sedangkan hasil pembuatan miras oplosan dipàrkan diwilayah Kecamatan Watulimo dengan harga Rp 40 ribu/botol.

Selain DR polisi juga mengamankan HD yang merupakan penyalur pengecer DR Ia juga berasal dari Desa Tasikmadu mengambil miras oplosan dari DR, namun tidak dijual langsung tapi dioplos kembali dengan air mineral.

“Tersangka HD terlebih dahulu mengoplos ulang menggunakan air mineral. Satu botol miras oplosan yang dari DR, oleh HD ia pisah menjadi tiga bagian. Selanjutnya ditambah dengan air mineral,” imbuhnya.

Tersangka kami jerat dengan Undang-undang Pangan serta Undang-undang Perdagangan, dengan ancaman empat tahun penjara,” pungkasnya. (Red )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan