Simulasi UNBK Di Pungut Biaya

  • Whatsapp

Gunung Mas TKTNews net TAK TERIMA : Martejo Macan,(60), warga Tumbang Mujai, Kecamatan Rungan Hulu, memperlihatkan bukti pungutan untuk simulasi UNBK dan USBN yang dilakukan oleh SMKN 1 Rungan Hulu,Selasa,(3/3),malam.

Simulasi UNBK Dipungut Biaya,Salah Satu Orang Tua Murid Angkat Bicara
KUALA KURUN-Tak terima dengan pungutan dana simulasi UNBK dan USBN, yang dilakukan oleh sekolah SMK Negeri 1 Rungan Hulu,Kecamatan Rungan Hulu, Kabupaten Gunung Mas.

Salah warga desa Tumbang Mujai dan juga merupakan orang tuan murid, Martejo Macan,(60) melakukan protes dengan pungutan yang dilakukan oleh pihak sekolah,dimana untuk tiap siswa maupun siswi dipungut sebesar Rp 847.500,-.

“Dengan saya mendatangi pihak wartawan ini, tujuan agar semua jelas, dimana saya menanyakan kepada pihak sekolah SMK ini negeri atau swasta,kok ada pungutan seperti ini,kan ada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah, pungutan ini kan banyak, Rp 847.500,- dikalikan dengan jumlah siswa sejumlah 50 siswa dan siswi,hampir mendekati puluhan juta,”tutur Martejo,kepada awak media.

Ia pun menambahkan dalam item pungutan dalam rangka simulasi tersebut, ada item untuk pengamanan simulasi, sedangkan saat dilaksanakan simulasi tersebut tidak ada satu petugas untuk pengamanan.

“Masih banyak pungutan lain seperti tiap minggu siswa maupun siswi ditagih Rp 5000 per-minggu, dan untuk membayarkan guru pembantu pihak sekolah juga memungut Rp 25.000,-,”bebernya.
Lanjut, tambah Martejo, inti nya terkait pungutan ini,ia sangat keberatan dan mudahan pihak terkait baik dari dinas maupun pemerintah dalam menelusuri hal ini.
Terpisah, kepala sekolah SMK Negeri 1 Rungan Hulu,Darsono mengatakan benar telah dilakukan pungutan simulasi UNBK dan USBN, kami lakukan, karena dana bos yang ada tidak mencukupi biaya UNBK.

Sementara UNBK yang kita lakukan menumpang di SMAN 1 Rungan.
“Karena fasilitas yang ada di sekolah kita tidak mendukung untuk UNBK. Baik sarana maupun fasilitas yang ada .

Sementara UNBK adalah wajib. Namun, apa boleh buat keterbatasan kami yang mengharuskan menumpang di SMAN Rungan,”tukasnya.(wil)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan