Calon Bupati H Jumirin SE Jalani Uji Kelayakan Di Ranah Partai PKB.

  • Whatsapp

Ngawi TKTNews.net- Balon bakal calon bupati kabupaten ngawi periode 2020-2025,ikut kompetisi pilkada yang akan di gelar dengan serentak diperkirakan pada tanggal 23/9/2020.nanti.

Uji kelayakan dan kepatutan bakal calon bupati ini di gelar di kantor DPP Partai Kebangkitan Bangsa di jalan Raden Saleh Raya No 9 Kecamatan Senen Jakarta Pusat pada hari jumat 6 / 3/2020.

Hal ini di laksanakan untuk mengutamakan kwalitas dan kwantitas calon bupati sebagai partai pengusung
calon bupati tersebut.

Lebih optimis dan bertambah semangat yang di lontarkan oleh H Jumirin karena beliunya benar – benar di dukung oleh masyarakat ,tentunya berpikir panjang , demi tahapan untuk memilih mencalonkan diri sebagai Bupati Kabupaten Ngawi ,yang mana salah satu programnya adalah menuju kabupaten Ngawi adanya perubahan.

Dengan program itulah sebagian masyarakat yang tidak mau di sebut jati dirinya ,untuk mengambil sikap bagaimana di ajang pemilihan bupati dan wakil bupati nanti bisa mewujudkan dukunganya dan H Jumirin bisa menjadi orang No 1 di Kabupaten Ngawi Tuturnya.

Adanya relawan dan sering berkunjung bersilahturokhim ke masyarakat untuk mengevaluasi apa yang menjadi keluhan masyarakat selama ini,dan insaalloh akan bisa berubah kalau H Jumirin SE, menjadi pemimpin.

Pengurus DPP PKB pusat Bambang Susanto mengatakan selain uji kelayakan dan kepatutan, pihakya juga menyampaikan rekomendasi terhadap bakal calon pemimpin daerah tersebut. Dalam uji kelayakan ini, Bambang ditemani oleh Wakil Sekjen PKB Anggia Ermarini.

Bambang mengatakan dengan rekomendasi dari PKB maka diharapkan calon tersebut bisa maksimal mempersiapkan Pilkada 2020. Ajang tersebut tinggal menyisakan waktu tujuh bulan lagi. Maka itu, komunikasi dengan sejumlah parpol lain calon koalisi harus dijaga dengan bentuk kometmen dan keharmonisan

Selain itu, ia menekankan harus ada program prioritas pro rakyat yang harus dimiliki empat pasangan calon kepala daerah tersebut.

“Bela rakyat, jadikan rakyat subjek perjuangan untuk bersama-sama wujudkan keadilan dan kemakmuran,”

Bambang juga mengingatkan agar empat pasangan kandidat tersebut jika terpilih maka jangan lupa dengan janji saat kampanye. Suara rakyat yang dipilih harus menjadi amanat. “Amanat harus dijaga. Jangan sampai rakyat kecewa,” jelas Bambang.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan