Calon Bupati Ngawi H Jumirin SE Sambangi Warga Dusun Bulak Pepe Desa Banyubiru Kecamatan Widodaren

  • Whatsapp

Ngawi TKTNews net Calon Bupati H Jumirin SE Sambangi Warga Kampung Kebo .Agenda ini di lakukan karena kurun waktu dua minggu yang kemarin warga Desa Banyubiru mengharapkan kehadiranya H Jumirin SE ini,dengan bentuk solidaritasnya ,akhirnya beliau H jumirin menyempatkan waktunya untuk sambangi warga dan bisa bertatap muka langsung .

Warga dengan Calon Bupati Ngawi ,pada kesempatan ini warga menyampaikan langsung aspirasinya tentang program ke depan ,untuk pemimpin yang baru ,dimana masyarakat untuk menginginkan perubahan.

H Jumirin Beserta Istri Dan Warga Kampung Kebo

Kehadiran H Jumirin di sambut antusias oleh warga dusun Bulak pepe Desa Banyubiru Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi Jawa Timur .

Dengan kegiatan ini H jumirin menyampaikan ucapan terimakasih pada warga yang tampak antusias dan optimis di dalam penyambutan.Calon Bupati Ngawi H Jumirin Sambangi Warga Dusun Bulak pepe Desa Banyubiru Kecamatan Widodaren minggu 8/3/2020

Agenda ini di lakukan karena kurun waktu dua minggu yang kemarin warga Desa Banyubiru mengharapkan kehadiranya H Jumirin SE ini,dengan bentuk solidaritasnya ,akhirnya beliau H jumirin menyempatkan waktunya untuk sambangi warga dan bisa bertatap muka langsung .

Warga dengan Calon Bupati Ngawi ,pada kesempatan ini warga menyampaikan langsung aspirasinya tentang program ke depan ,untuk pemimpin yang baru ,dimana masyarakat untuk menginginkan perubahan.

Kehadiran H Jumirin di sambut antusias oleh warga dusun Bulak pepe Desa Banyubiru Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi Jawa Timur .

Dengan kegiatan ini H jumirin menyampaikan ucapan terimakasih pada warga yang tampak antusias dan optimis di dalam penyambutan.alam hal ini H Jumirin,SE yang di dampingi istrinya dan juga Relawan Wiratama Cakra Baskhara,berkunjung ke Bulakpepe (k-ampung kebo) tidak lain untuk menjalin silaturahmi sekaligus berdiskusi tentang kondisi terkait adanya kampung kebo,yang mana menjadi ikon terbesar di Desa setempat.

Jumirin yang di dampingi istrinya bersilaturahmi dengan warga
Menurutnya Kampung Kebo (kerbau) ini merupakan aset terbesar yang jarang ada di wilayah lain,sehingga harus di kelola secara maksimal dan perlu di lestarikan.Seperti hal nya yang di katakan Jumirin, bahwa kunjungan nya kali ini merupakan kunjungan yang peduli wisata.

“Ini merupakan salah satu kunjungan saya dalam arti peduli wisata,yang mana di kampung ini memiliki aset yang luar biasa yang tidak di miliki oleh desa yang lain,Kecamatan yang lain,Kabupaten yang lain bahkan Profinsi yang lain.Bahwa di wilayah Perkampungan ini terdapat kerbau yang jumlahnya ribuan,dan ini merupakan sudah menjadi barang langka bagi saya”(tutur Jumirin)

“Apabila ini di jadikan tempat destinasi wisata pasti akan menarik bagi peminat wisata dari luar wilayah lain,bahkan ini nanti juga bisa mendongkrak APBD di Kabupaten Ngawi secara otomatis”(imbuhnya)

Warga Bulakpepe,Desa Banyubiru berdiskusi,
Dalam kedatangan Jumirin,SE ke kampung kebo ini,masyarakat berharap bila mana Jumirin keinginan nya menjadi Bupati Ngawi bisa tercapai,setidaknya bisa membantu meringankan beban serta keluhan masyarakat Desa Banyubiru saat ini,seperti yang di utarakan “Jarmo” (warga Desa Banyubiru) yang ingin adanya perubahan.

“Yang jelas kami perlu perubahan,mudah-mudahan bisa merubah semua,yang utamanya masalah pupuk,atas kehadiran bapak jumirin ke kampung ini,kami sangat berterima kasih”(ungkapnya)Jumirin menyempatkan waktunya melihat langsung keseharian warga

Di waktu yang sama Jumirin juga menyempatkan waktunya untuk melihat,bahkan ikut memandikan kerbau di dasar kali di desa setempat bersama warga.(Red)Dalam hal ini H Jumirin,SE yang di dampingi istrinya dan juga Relawan Wiratama Cakra Baskhara,berkunjung ke Bulakpepe (kampung kebo) tidak lain untuk menjalin silaturahmi sekaligus berdiskusi tentang kondisi terkait adanya kampung kebo,yang mana menjadi ikon terbesar di Desa setempat.

Jumirin yang di dampingi istrinya bersilaturahmi dengan warga
Menurutnya Kampung Kebo (kerbau) ini merupakan aset terbesar yang jarang ada di wilayah lain,sehingga harus di kelola secara maksimal dan perlu di lestarikan.Seperti hal nya yang di katakan Jumirin, bahwa kunjungan nya kali ini merupakan kunjungan yang peduli wisata.

“Ini merupakan salah satu kunjungan saya dalam arti peduli wisata,yang mana di kampung ini memiliki aset yang luar biasa yang tidak di miliki oleh desa yang lain,Kecamatan yang lain,Kabupaten yang lain bahkan Profinsi yang lain.Bahwa di wilayah Perkampungan ini terdapat kerbau yang jumlahnya ribuan,dan ini merupakan sudah menjadi barang langka bagi saya”(tutur Jumirin)

“Apabila ini di jadikan tempat destinasi wisata pasti akan menarik bagi peminat wisata dari luar wilayah lain,bahkan ini nanti juga bisa mendongkrak APBD di Kabupaten Ngawi secara otomatis”(imbuhnya)

Warga Bulakpepe,Desa Banyubiru berdiskusi,
Dalam kedatangan Jumirin,SE ke kampung kebo ini,masyarakat berharap bila mana Jumirin keinginan nya menjadi Bupati Ngawi bisa tercapai,setidaknya bisa membantu meringankan beban serta keluhan masyarakat Desa Banyubiru saat ini,seperti yang di utarakan “Jarmo” (warga Desa Banyubiru) yang ingin adanya perubahan.

“Yang jelas kami perlu perubahan,mudah-mudahan bisa merubah semua,yang utamanya masalah pupuk,atas kehadiran bapak jumirin ke kampung ini,kami sangat berterima kasih”(ungkapnya)
Jumirin menyempatkan waktunya melihat langsung keseharian warga

H Jumirin saat Wawancara Dengan Awak media

Di waktu yang sama Jumirin juga menyempatkan waktunya untuk melihat,bahkan ikut memandikan kerbau di dasar kali di desa setempat bersama warga.(Red)Dalam hal ini H Jumirin,SE yang di dampingi istrinya dan juga Relawan Wiratama Cakra Baskhara,berkunjung ke Bulakpepe (kampung kebo) tidak lain untuk menjalin silaturahmi sekaligus berdiskusi tentang kondisi terkait adanya kampung kebo,yang mana menjadi ikon terbesar di Desa setempat.

Jumirin yang di dampingi istrinya bersilaturahmi dengan warga
Menurutnya Kampung Kebo (kerbau) ini merupakan aset terbesar yang jarang ada di wilayah lain,sehingga harus di kelola secara maksimal dan perlu di lestarikan.Seperti hal nya yang di katakan Jumirin, bahwa kunjungan nya kali ini merupakan kunjungan yang peduli wisata.

“Ini merupakan salah satu kunjungan saya dalam arti peduli wisata,yang mana di kampung ini memiliki aset yang luar biasa yang tidak di miliki oleh desa yang lain,Kecamatan yang lain,Kabupaten yang lain bahkan Profinsi yang lain.Bahwa di wilayah Perkampungan ini terdapat kerbau yang jumlahnya ribuan,dan ini merupakan sudah menjadi barang langka bagi saya”(tutur Jumirin)

“Apabila ini di jadikan tempat destinasi wisata pasti akan menarik bagi peminat wisata dari luar wilayah lain,bahkan ini nanti juga bisa mendongkrak APBD di Kabupaten Ngawi secara otomatis”(imbuhnya)

Warga Bulakpepe,Desa Banyubiru berdiskusi,
Dalam kedatangan Jumirin,SE ke kampung kebo ini,masyarakat berharap bila mana Jumirin keinginan nya menjadi Bupati Ngawi bisa tercapai,setidaknya bisa membantu meringankan beban serta keluhan masyarakat Desa Banyubiru saat ini,seperti yang di utarakan “Jarmo” (warga Desa Banyubiru) yang ingin adanya perubahan.

“Yang jelas kami perlu perubahan,mudah-mudahan bisa merubah semua,yang utamanya masalah pupuk,atas kehadiran bapak jumirin ke kampung ini,kami sangat berterima kasih”(ungkapnya)Jumirin menyempatkan waktunya melihat langsung keseharian warga

Di waktu yang sama Jumirin juga menyempatkan waktunya untuk melihat,bahkan ikut memandikan kerbau di dasar kali di desa setempat bersama warga.(Red)Dalam hal ini H Jumirin,SE yang di dampingi istrinya dan juga Relawan Wiratama Cakra Baskhara,berkunjung ke Bulakpepe (kampung kebo) tidak lain untuk menjalin silaturahmi sekaligus berdiskusi tentang kondisi terkait adanya kampung kebo,yang mana menjadi ikon terbesar di Desa setempat.

Jumirin yang di dampingi istrinya bersilaturahmi dengan warga
Menurutnya Kampung Kebo (kerbau) ini merupakan aset terbesar yang jarang ada di wilayah lain,sehingga harus di kelola secara maksimal dan perlu di lestarikan.Seperti hal nya yang di katakan Jumirin, bahwa kunjungan nya kali ini merupakan kunjungan yang peduli wisata.

“Ini merupakan salah satu kunjungan saya dalam arti peduli wisata,yang mana di kampung ini memiliki aset yang luar biasa yang tidak di miliki oleh desa yang lain,Kecamatan yang lain,Kabupaten yang lain bahkan Profinsi yang lain.Bahwa di wilayah Perkampungan ini terdapat kerbau yang jumlahnya ribuan,dan ini merupakan sudah menjadi barang langka bagi saya”(tutur Jumirin)

“Apabila ini di jadikan tempat destinasi wisata pasti akan menarik bagi peminat wisata dari luar wilayah lain,bahkan ini nanti juga bisa mendongkrak APBD di Kabupaten Ngawi secara otomatis”(imbuhnya)

Warga Bulakpepe,Desa Banyubiru berdiskusi,
Dalam kedatangan Jumirin,SE ke kampung kebo ini,masyarakat berharap bila mana Jumirin keinginan nya menjadi Bupati Ngawi bisa tercapai,setidaknya bisa membantu meringankan beban serta keluhan masyarakat Desa Banyubiru saat ini,seperti yang di utarakan “Jarmo” (warga Desa Banyubiru) yang ingin adanya perubahan.

“Yang jelas kami perlu perubahan,mudah-mudahan bisa merubah semua,yang utamanya masalah pupuk,atas kehadiran bapak jumirin ke kampung ini,kami sangat berterima kasih”(ungkapnya)

Jumirin menyempatkan waktunya melihat langsung keseharian warga

Di waktu yang sama Jumirin juga menyempatkan waktunya untuk melihat,bahkan ikut memandikan kerbau di dasar kali di desa setempat bersama warga. Sedangkan Komitmen yg disepakati antara warga dan Calon Bupati Ngawi H Jumirin SE adalah
1.memasukan investor untuk membuat industri di ngawi sbg lap pekerjaan masyarakat
2.mendirikan PERUSDA UNTUK menopang kebutuhan darurat warga utamanya pupuk untuk petani
3.sepakat menghilangkan pupuk granul yg kurang potensi
4.mdngelola wisata kultur berbasis kampung kebo.

Dan nantinya semoga dalam kontek ini bisa terkabulkan dan bisa bermanfaat pada masyarakat .(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan