Proyek Intranet Di Prambon, Seret Nama Ainun Amalia Camat Prambon Saat itu

  • Whatsapp

Sidoarjo TKTNews.net ,Camat Ainun Amalia buka suara pada wartawan saat di konfirmasi, Senin (9 Maret 2020) bahwa ia sudah memberikan keterangan pada pihak Polda Jatim, Namun Camat tidak mau membeberkan keterangan apa yang ia berikan terkait proyek pengadaan intranet yang menghabiskan anggaran 1 Milyar lebih untuk 20 Desa itu.

Proyek pengadaan intranet pada tahun anggaran TA 2017-2018 itu saat ini tersandung hukum dan sekarang antara Kepala Desa dan Kecamatan saling melempar tanggung jawab, terkait tuduhan gratifikasi yang diduga adanya korupsi yang indikasinya menyalahgunakan jabatan dan kewenangan untuk memperkaya diri sendiri.

Menurut keterangan sumber yang tidak mau di catut namanya ,info yang di himpun media ini dari 20 Kades yang ada, yang dapat surat panggilan dari tindak pidana korupsi Polda Jatim, Kades Simpang Kecamatan Prambon, Kades Kedungkembar dan Kades Wirobiting. Ketiganya sudah mendatangi surat panggilan Polda Jatim, terkait kasus pengadaan intranet tersebut.

“Saya tidak terlibat urusan pengadaan intranet se-kecamatan prambon tersebut, saya merasa di fitnah oleh sejumlah Kades yang ada di Prambon” Kata Ainun, Camat Prambon saat dikonfirmasi.

Sementara itu Kades Simpang saat di temui wartawan sangat menyayangkan dengan statement Camat Ainun Amalia yang pada saat itu menjabat sebagai Camat Prambon. Menurutnya saat sosialisasi proyek pengadaan intranet itu, dilaksanakan oleh Loren Kasi Pemerintahan dan langsung di dampingi oleh Camat Ainun.
“Maka dari itu, tidak mungkin camat saat itu tidak terlibat proyek ini, bahkan termin pembayarannya yang mengambil adalah oknum dari Kecamatan” Kata Kades.

Sementara itu Loren, PNS Kasi Pemerintahan di Kantor Kecamatan Prambon selalu berusaha menghindar saat ditemui dan di mintai keterangan oleh wartawan.(Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan