Warga Desa Karanglo Mojowarno, Senang Terima Sertifikat Program PTSL

  • Whatsapp

Jombang TKTNews .net. – Sejumlah warga dari berbagai dusun yang ada di Desa Karanglo menerima sertifikat hak milik (SHM) program dari presiden Republik Indonesia yang disebut PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Langsung) di Pendopo Balai Desa Karanglo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Dalam kesempatan ini nampak hadir Bupati Jombang didampingi Asisten I, Kepala OPD, Kepala BPN (Badan Pertanahan Nasional) Kabupaten Jombang ,Tutik Agustiningsih SH., M.Hum., Tuan rumah yakni Kepala Desa Karanglo, dan Camat Kecamatan Mojowarno.

Masyarakat nampak bersemangat dalam penerimaan sertifikat, karena ternyata apa yang diharapkan mereka bisa terwujud , dibuktikan dengan tingkat kehadiran yang tepat waktu sehingga acara tersebut bisa terlaksana sesuai agenda, Minggu (10/03/2020)

Beberapa warga setelah menerima sertifikat saat ditanya wartawan mengatakan,” Saya senang sekali adanya program ini, ternyata dengan biaya ringan sertifikat sudah jadi, terimakasih dengan pak Kepala Desa, dan panitia serta semua yang terlibat didalamnya,” Ungkap warga RT 03/02.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Desa Karanglo menyampaikan,” Jumlah sertifikat yang dibagikan pada tahap pertama ini adalah 500 sertifikat dari yang diajukan kurang lebih 2573 untuk Desa Karanglo, Saya berharap bagi warga yang sudah menerima sertifikat untuk menyimpannya dengan baik dan digunakan atau dimanfaatkan untuk seperlunya saja,” Pesan Habib pada warga.

Tutik Agustiningsih SH., M.Hum, juga menyampaikan,” Program PTSL akan terus berjalan sampai tahun 2025 , untuk itu harapannya seluruh tanah yang ada di Indonesia khususnya jombang semua bisa terdaftar. “Apabila dalam lembar sertifikat ada kesalahan penulisan jangan dicoret sendiri segera laporkan melalui Desa untuk diurusi dan dibenahi,” Ulas Kepala BPN Kabupaten Jombang.

Bupati Jombang dalam sambutannya kembali menegaskan ,” Kepada warga bahwa ini semua adalah program dari Presiden Joko Widodo, Beliau menginginkan pembuatan sertifikat ini, tujuannya adalah agar tidak ada lagi persengketaan masalah tanah dikemudian hari, masyarakat juga bisa merasa aman karena kepemilikan surat tanah sudah sah, dan menjadi masyarakat yang sejahtera lahir batin.

Masih dari Bupati, kepada masyarakat yang telah menerima akta tanah agar berhati hati dan bisa memanfaatkan sebaik mungkin.andaikata mau dijadikan agunan kredit di Bank harus bisa mengukur kemampuan dalam membayar. Jangan sampai melebihi kemampuan hingga akhirnya memberatkan diri sendiri hinggamenjadi masalah dikemudian hari,” Pungkasnya.(Jit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan