Warga Serahkan Data Pada Birojasa Untuk Menyempurnakan Kejelasan Klausul Tanah

  • Whatsapp

Jombang TKTNEWS.net. – Ribuan warga Tebel dan Kebondalem Kecamatan Bareng tidak mau repot-repot mengurus berkas asal usul tanahnya yang menyerahkan kepada seorang birojasa untuk ngurus mulai dari, tanah warisan, jual beli, hibah dan lainnya, agar suatu saat ingin menyertifikatkan tanah miliknya ke BPN tinggal berangkat saja.

Niatan Biro jasa dengan warga Tebel dan Kebondalem Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang ini hanya untuk mempermudah warga dalam proses sejarah mendapatkan dan memperoleh tanah yang dimiliki baik yang sudah ditempati bangunan rumah atau yang masih berupa pekarangan dan bisa digunakan untuk kelengkapan mengajukan sertifikat.

Saat di konfirmasi (15/03/2020) beberapa warga di Desa Tebel sepakat bahwa terkait uang biaya kelengkapan berkas miliknya senilai Rp,175 .000, (Seratus tujuh puluh lima ribu rupiah) ada adalah hasil kesepakatan tanpa paksaan tidak ada hubungannya dengan program apapun, namun dari kelengkapan surat surat tanah tersebut bisa dibuat dasar untuk mengajukan SHM, baik mandiri, atau ikut program yang ada.


     Menurut Kepala Desa Tebel Khoiman menjelaskan," Untuk menyempurnakan surat surat, itu adalah urusan pribadi antara warga masing masing yang sepakat, dengan birojasa. Begitu juga soal pembayarannya, itu langsung diberikan kepada yang bersangkutan, bukan ke aparat Desa," Jelasnya.


 Sementara Kepala Desa Kebondalem Faisol saat dimintai keterangan mengatakan," Desa kami belum pernah mendapat namanya PTSL, jadi kalau ada yang menyebut pembayaran uang senilai Rp.175.000.(Seratus tujuh puluh lima rupiah) dikait-kaitkan dengan PTSL itu salah besar, karena itu urusan masing-masing fihak yang membubuhkan tanda tangan pada birojasa dan tidak ada urusannya dengan Desa kami," Tandasnya.


 Pada tempat berbeda Siti Rofiah salah satu orang yang menerima kuasa mengatakan," Kami sebagai penerima kuasa diberikan hak dari masing masing warga untuk menyusun dan menandatangani surat surat yang diperlukan instansi pemerintah,


    ," Kami juga ada hak untuk melakukan tindakan, atau upaya lainya yang dianggap penting dan berguna baik oleh yang menerima kuasa atau pemberi kuasa untuk menyelesaikan masalah yang dimaksud dengan cara yang diperkenankan menurut hukum yang berlaku.

Ditambahkan satu hal lagi Kuasa ini diberikan dengan hak subtitusi (Recht van substitut) dan secara tegas dengan hak retensi,” ulasnya dengan bijak sambil menunjukkan contoh surat kuasa.(Jit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar