Jambret Pecah Kaca Mobil Terjadi 2 Kali Di Ponorogo

  • Whatsapp

Ponorogo TKTNews net – Peringatan bagi masyarakat pengendara roda empat mobil kususnya untuk berhati-hati. Jangan menaruh barang berharga atau uang di dalamnya jika ingin meninggalkan mobil dengan waktu lama dan agak jauh dari parkirnya.

Pasalnya, bisa-bisa menjadi sasaran bagi penjambret spesialis pemecah kaca mobil. Dimana dalam sehari, sudah terjadi penjambretan di Ponorogo 2 kali dengan modus memecah kaca mobil .

“Iya Rabu kemarin ada 2 kasus penjambretan dengan modus operandi yang sama,” kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP. Maryoko, Kamis (19/3/2020).

Gagal Jambret, Supriyanto Babak Belur Dihajar Warga
Mahasiswa dan Pelajar Tak Tamat Ini Menjambret dan Ditangkap Warga
Jambret Dihajar Massa di Rungkut Surabaya
Dua Jambret Warga Mojokerto Diringkus Polisi
Beraksi di Jalan Raya Desa Kraton, Jambret Bawa Kabur Uang Rp 118 Juta
Pertama terjadi di Jalan Pramuka depan Gor Singodimedjo sekitar pukul 11.30 WIB dengan korban bernama Munawar (50). Warga Kecamatan Slahung ini menderita kerugian uang senilai Rp 110 juta. Saat dirinya meninggalkan mobilnya untuk membeli buah duren.

Setelah berhasil memecah kaca mobil, penjambret itu langsung mengambil tas yang berisi uang didalamnya dan langsung kabur dengan sepeda motor. “Kejadian kedua terjadi di Jalan Batoro Katong Kelurahan Kertosari Ponorogo, sekitar pukul 16.00 WIB,” katanya.

Mobil berwarna hitam milik warga warga Madiun itu diparkir di pinggir jalan, korban yang bernama Danang Dwi Prasetyo masuk ke cafe. Selang satu jam, saat korban pulang baru menngetahui jika mobilnya baru dijambret. Antisipasi supaya kejadian itu tidak terulang, pihak reskrim mengumpulkan para kanit dan resmob untuk langkah preventif dan ungkap kasus. “Ini masih dalam proses lidik, perkembangannya nanti akan kami sampaikan lebih lanjut,” kata Maryoko.

Sementara itu salah satu korban, Danang Dwi Prasetyo mengungkapkan dengan aksi penjambretan yang menimpanya, dirinya menyebut penjambret hanya mengambil laptopnya saja. Saat itu dari tiga mobil yang terparkir, hanya mobilnya yang kelihatan dari luar ada barang berharganya. Sehingga mobilnya jadi target pejambret.

“Kerugian kurang lebih Rp 5 juta. Barang berharga lainnya dimasukkan dalam tas, aman tidak diambil. Nah kebetulan laptopnya tak taruh di kursi belakang,” pungkasnya.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan