Peternak Ikan Saat Panen Untuk Memenuhi Pasaran

  • Whatsapp

Gunung Mas TKTNews net ā€“ Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) serius dalam meningkatkan Pendapan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai sektor, seperti yang dilakukan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung Mas (Gumas).

Kali ini meningkatkan perikanan untuk memenuhi pasukan pasar. Namun yang lebih utama adalah ikan lokal seperti patin dan lainnya.
“Yang dipanen ini adalah ikan sisa tidak terjual. Untuk meningkatkan penghasilan Balai Benih Ikan (BBI) mengambil untuk membesarkan, sehingga sampai pada layak konsumsi dan masuk pada PAD”. Kata Kepala DPKP Kabupaten Gumas Letus Guntur, Minggu (12/04/2020).
Ada dua lokasi yaitu, BBI Kuala Kurun dan BBI Tewah, yang menjual berbagai jenis benih ikan untuk dijadikan sebagai sumber PAD.

Untuk ikan sisa baru saja dijual tersebut berasal dari BBI Tewah.
“Dari sisa ikan patin tadi kita jual dengan harga Rp 22 ribu perkilogram. Sedangkan berat keseluruha mencapai 100 kilogram dan dapat masukan untuk PAD Rp 22 juta kan lumayan”.

Dia menuturkan, BBI Kuala Kurun dan Tewah menyediakan berbagai jenis benih ikan yang dapat dibeli masyarakat yang ingin melakukan budidaya ikan, seperti gurame, patin, nila dan pepuyu.

Perlu diketahui, BBI Kuala Kurun sudah memegang sertifikat Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk tiga jenis ikan, yakni nila, patin dan gurame.
“Artinya kualitas benih ikan nila, patin dan gurame yang dihasilkan di BBI Kuala Kurun sudah terjamin, serta pembenihan telah dilakukan sesuai standar yang berlaku”. Cetusnya. (nto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan