DI DUGA BANTUAN KEMENTERIAN PERTANIAN DISIMPAN DAN MAU DI JUAL BELIKAN OLEH OKNUM TENAGA HONORER DINAS KESEHATAN BERTUGAS DI KECAMATAN ARJASA

  • Whatsapp

Sumenep,TKTNews.net- Berawal dari informasi masyarakat bahwa ada Oknum tenaga honorer atau Kontrak di dinas kesehatan mau menjual beberapa mesin Rice Transplanter yang di simpan di teras rumahnya yang beralamat di Dusun karang landheng, Desa Laok jang-jang, Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep.

“Team Investigasi Laskar macan Asia pada saat survei ke lokasi mengetahui adanya barang tersebut di simpan di sebuah teras rumah miliknya, oknum tenaga honorer.

Sampai di tempat rumahnya setelah mengucapkan salam,lalu keluar seorang wanita paru baya menawarkan barang yang di duga bantuan tersebut seharga 12juta per unit dan lembaga tanya gak bisa di sewakan ya buk? Gak bisa pak..,bahkan menunjuk ke tempat lain dengan bahasa mik terro ka laen berna pak, lalu kami tanya barang ini milik siapa buk.? ibu itu jawab milik as’ari adiknya Badrul aini”.

Selanjutnya Team investigasi Laskar macan Asia Pihaknya sangat menduga barang tersebut milik kelompok tani yang memohon bantuan alat penanam padi akan tetapi tidak di sampaikan pada Penerima dan di salah gunakan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab, “kenapa kami berpendapat demikian,dari enam (6) unit mesin Rice Transplanter tersebut bertuliskan tahun dan APBD Dan juga APBN kuat dugaan barang itu adalah milik kelompok tani bantuan dari Dinas pertanian Dan Ketahanan Pangan .

Menurut Sekjen Laskar Macan Asia DPD Jawa Timur” M.Lasmino, menjelaskan pada awak media bahwa pihaknya akan klarifikasi pada instansi yang terkait soal bantuan barang peralatan kelompok tani dari tahun 2016,2017,2018 Dan 2020 sesuai temuan dilapangan.

“Dan menurutnya As’ ari itu bukan ketua kelompok sekalipun ia gak mungkin dia punya barang sebanyak itu dan perlu di garis bawahi tidak ada ceritanya barang itu dari toko bertulis APBD DAN APBN” ucap M.Lasmino pada media .

Dan Pada saat As’ari di klarifikasi Oleh media via telpon, senin 4/5/2020
“Mesin itu punya orang dan sudah tidak dipakai makanya ditaruk di rumah saya dan lebih baik sampean langsung hubungi Pak Badrul dewan, karena kalau ada apa apa suruh hubungi Pak Badrul Dewan” jelasnya.

Sekjen Macan Asia M.Lasmino menuturkan
“Di bagian samping Dan juga bagian Atas mesin-mesin tersebut tertulis Bantuan Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Jawa Timur juga dari Kementrian pusat (APBN) Tahun 2016, 2017,2018 Dan 2020 tidak pernah dipakai Karena masih ada bungkusan plastik dibagian bawah mesin tersebut dan ini jelas membadzirkan uang negara yang seharusnya mesin-mesin ini dipakai Oleh para kelompok tani yang memohon bantuan mesin penanam padi tersebut kok Malah disimpan Oleh Oknum tenaga kontrak kesehatan yang bertugas di Kecamatan Arjas dan mau diperjual belikan” Lanjutnya.

M Lasmino

Pada hari Selasa 5/5/2020 awak media konfirmasi kepada As’ari via whatsap As’ari mengaku enam mesin Rice Transplanter tersebut adalah miliknya dan bukanya bantuan dari Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan,bahkan As’ari mengancam Awak media akan melaporkan balik dengan dalih karena oknum wartawan tersebut tidak meminta izin memegang barang miliknya (Mesin-mesin bantuan) tersebut.

Sampean akan Saya laporkan, 1.sampean masuk Rumah tanpa permisi, 2.Megang alat Saya tanpa permisi. Mau rilis tanpa bukti yang riyil sampean apa tidak kena UU IT Boss,dan dia menuturkan setebal hukum apa sampean pak.

Bantuan mesin Yang Di Simpan Dan Mau Di Jual Belikan

.

Rasa ketidak puasan As’ari seakan akan menyalahkan wartawan karena tidak memberitakan beberapa bantuan yang bernilai puluhan milyar di dinasnya (Dinas Kesehatan).
Saya heran kok ngurus harta orang, yang milyaran sampean gak dijampangin, ini bantuan kecil spele pak, ada anggaran Rumah sakit yang milyaran kenapa gak di beritakan, saya orang kesehatan lho pak” ujar As’ari dengan nada tidak puas.(Reporter:Aiman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar