PONOROGO LAKUKAN UJI COBA NEW NORMAL MULAI 2 JUNI 2020

  • Whatsapp

Ponorogo TKTNews net- Bupati Ponorogo,
H. Ipong Muchlissoni dengan langkah cepat diambil dalam rangka menyikapi rencana pemerintah pusat yang akan menerapkan new normal. Meski hanya sebagai bentuk persiapan jika sewaktu-waktu pemerintah pusat meminta pemberlakuan kondisi new normal maka pemerintah Kabupaten ponorogo telah siap untuk menjalankan hal tersebut.

Sebagai bentuk tindak-lanjut dari rencana tersebut maka Bupati Ponorogo telah mengeluarkan surat edaran nomer 713/1477/405.01.3/2020 tentang uji coba pelaksanaan “new normal” yaitu sebuah tatanan normal baru di Kabupaten Ponorogo.

Uji coba new normal ini akan kita laksanakan mulai hari Selasa, 2 juni 2020 hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.”ujar Bupati ipong dalam bunyi surat edaran yang telah ditanda tangani tertanggal 29 Mei 2020.

Masih menurut bupati dalam surat edaran tersebut bahwa uji coba new normal tersebut harus dilakukan di saat wabah virus Corona di Ponorogo masih melanda dengan harapan masyarakat disiplin mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan dalam uji coba new normal tersebut.

Berikut ini lanjut Bupati lokasi atau wilayah akan diterapkan uji coba new normal yang akan dimulai pada Selasa, 2 Juni 2020 akan datang adalah pertama OPD Dukcapil, Dinas penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP), Kantor camat se-kabupaten Ponorogo, kawasan wisata telaga ngebel, sepanjang jalan Soekarno Hatta, Sudirman dan suromenggolo, kawasan pusat perbelanjaan Ponorogo city center dan Ponorogo permai.

“Kepada para penyelenggara, pengelola dan pemilik lokasi pada lokasi yang ditunjukkan wajib untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus Corona atau covid-19 dengan cara menjaga jarak, menyediakan cuci tangan pakai sabun, menyediakan hand sanitizer dan harus memakai masker.”jelas Bupati Ipong dalam bunyi surat edaran yang di keluarkan.

Guna mensukseskan rencana uji coba new normal tersebut, pihaknya juga meminta kepada satuan OPD untuk ikut mensosialisasikan kegiatan tersebut dengan menggunakan berbagai media seperti massa, banner atau spanduk secara berkala di lokasi.

“Saya juga meminta kepada tim satgas gabungan baik TNI/polri, Satpol-PP, BPBD Dinas kesehatan, Dishub untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan uji coba tersebut.”ungkap Bupati Ipong.

Ditambahkan bupati, pihaknya juga memberi wewenang kepada team gabungan satgas pencegahan Corona atau covid-19 dengan melakukan peringatan dan atau penindakan terhadap pelanggar ketentuan protokol kesehatan antara lain melalui peringatan lisan, memerintahkan memakai masker dan menyuruh putar balik bagi pengguna jalan.

“Bagi pengguna, pengelola atau pemilik usaha jika ada pemohon, pembeli maupun pengunjung yang tidak menggunakan masker maka diberi wewenang untuk melarang masuk ruangan.”pungkasnya.(sut)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan