Dinsos Kurang Teliti Update Data, Hingga Penerima Dari Desa Wonosalam Masuk Data Desa Jarak

  • Whatsapp

Jombang TKTNews.net .- Jadwal pembagian bansos dari anggaran APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Kabupaten Jombang tahap II, untuk Desa Jarak Kecamatan Wonosalam ada kejanggalan terkait data penerima karena fihak desa tidak pernah menggusulkan.

Pembagian bansos yang dilaksanakan di pendopo balai desa Jarak ini, memang di tunggu tunggu oleh masyarakat yang berhak menerima, dari jumlah 61 orang sesuai data awal, namun data yang sekarang muncul justru bertambah menjadi 63 orang.

Hal demikian menjadikan Kepala Desa dan perangkat yang bertugas update data sempat bingung, karena fihak desa juga tidak mau hanya disalahkan perihal tidak tepat sasaran dan dobel penerimaan.Senin (22/06/2020).

Nama yang tiba tiba muncul adalah, Yusup 40 tahun rt 6 jarak kebun sudah punya kartu bpnt tidak mungkin karena sudah terdeteksi sejak awal desa tidak pernah mengusulkan, Yang kedua adalah Pendeta Pilemon mujiono dari Dusun wonosalam RT 7 RW 7 , dalam lembar keterangan muncul, tanpa KK.

Menurut Kepala Desa Jarak Agus darminto mengatakan,” …Loh kok bisa, Desa jarak tidak mungkin mengusulkan, yang bukan warganya namun disini ada keterangan bahwa orang tersebut terdata disini,”

Masih dari Kepala Desa,,” Kedua nama Yusup 40 tahun rt 6 jarak kebun sudah punya kartu BPNT yang setiap pembagian sembako pasti dapat, tidak mungkin diusulkan karena sudah terdeteksi sejak awal.

Selain dua orang tersebut, untuk menghindari dobel penerimaan ada nama nama yang harus disensor antara lain, Agus Sumantri data dihapus karena belum masuk KK.,Muhadi karena ganda dengan istrinya sudah terima dari Dana Desa, dan yang terakhir, Sihatin nik tidak terdeteksi pada dispendukcapil,” Tandasnya.(Jit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan