Beberapa Pokmas Mangkir Atas panggilan Ke Kantor Biro Administrasi Surabaya, Lantaran Proyek TA 2013 Di wilayah Kabupaten Ponorogo Di Minta Pertanggungan Jawaban

  • Whatsapp

Ponorogo TKTNews net Proyek Tahun anggaran 2013 yang di alokasikan di beberapa Desa di Kabupaten Ponorogo saat ini telah di minta pertanggungan jawaban , desa tersebut yakni Desa Pengkol Kecamatan Kauman,Desa Kradinan Kecamatan Jetis dan ,Desa Sampung Kecamatan Sampung juga Desa Sukosari Kecamatan Babadan.

Proyek talut di Desa Pengkol pokmas Suwadi yang masih aktif menjadi perangkat Desa ,mengaku bahwa pada saat di jadikan ketua pokmas , tidak tahu apa -apa semunya telah di hendel oleh mantan kepala Desa pada tahun itu ,Agus Priyo ungkapnya.

Soal pelaksanaan proyek tidak tahu apalagi yang lain – lain sama sekali tidak tahu tandasnya ,saat di konfirmasi di ruang kerjanya.dan mengatakan dengan adanya surat panggilan dari dinas terkait dari bagian Biro Adminstrasi jalan Pahlawan no 110. Surabaya provinsi Jawa Timur suwadi mengaku kaget,karena sudah merasa selesai termasuk laporan pertanggungan jawaban,pun di hendel Agus Priyo sama Yang namanya Hendro .

Karena menurutnya sudah selesai tidak jadi masalah , semuanya dan termasuk lpj itu sudah di tanggung oleh yang namanya pak Hendra yang di kata selaku pendamping dari surabaya ,katanya.Nah ini kok muncul surat dari dinas surabaya suruh melaporkan kegiatan padahal kegitan itu sudah lama sejak tahun 2013 Hingga sekarang sudah lama ada 7 tahun.

Setelah muncul surat dari dinas terkait yakni dari surabaya pokmas kordinasi dengan mantan kades Agus Priyo katanya mau di urus ,dan suwadi juga bingung sudah lama tiba – tiba muncul surat panggilan itu .

Hal ini juga hampir sama ap yang di sampaikan mantan kepala Desa Sampung Sutarno ,bahwa pokmas Desa Sampung juga telah menerima surat dari provinsi Jawa Timur,untuk melaporkan lpj kegiatan pelaksanaan proyek di tahun 2013.

Yakni proyek talut sepanjang 200.meter anggaran dananya 150.juta pada saat itu ,sutarno membeberkanya pada media ini bahwa sudah dilaksanakan dan proyek kwalitas sampai sekarang masih awet.

Pada saat itu di benarkan pokmas menerima uang sejumlah 150.juta ketika di terima oleh bendahara pokmas Desa Sampung Haryanto selaku bendahara Desa,berlangsung ada pertemuan agenda kordinasi berkumpul di antara kepala desa yang bersangkutan desa dapat proyek tersebut di rumah makan Sami Lumayan ,dan uang sejumlah itu di minta separonya oleh pak Hendra selaku pendamping atau mediator tentang proyek itu,lantas bendara saya panggil saya suruh membawa uang dan lagsung di minta pak Hendra sebesar 75 juta tegasnya.

Dan untuk laporan pertanggungan jawaban katanya di urusi dan di tanggung pak Hendra ,dan saat itu pokmas juga sudah tanda tangan untuk laporan tersebut ,kok sekarang pokmas suruh melaporkan terkait lpj itu saya juga kebingungan tandasnya.ucap Sutarno mantan Kades Desa Sampung ketika masih menjabat kepala Desa pada tahun 2013.(Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan