Pilkades Serentak Di Kabupaten Sidoarjo Akan Dilaksanakan Awal September 2020

  • Whatsapp

Sidoarjo TKTNews net – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Sidoarjo yang sempat tertunda akibat wabah Covid-19, rencananya akan digelar pada 6 September 2020 mendatang.

Kesepakatan itu muncul setelah rapat koodinasi antara jajaran terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dengan Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) beserta pimpinan Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) di ruang transit Pendopo Delta Wibawa, Kamis Malam (2/7/2020).

Hanya saja kesepakatan ini belum final karena Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, H. Nur Ahmad Saifuddin, SH harus mengkoodinasikannya dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo.

“Kesepakatannya memang sudah ada, tapi soal keputusannya masih harus nunggu rapat dengan Forkopimda dulu. Soalnya hari ini, Pak Kapolresta, Pak Dandim dan Pak Kajari khan nggak bisa hadir,” katanya.

Nur Ahmad Syaifuddin mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi dengan Forkopimda Kabupaten Sidoarjo dalam minggu ini.

“Insya’ Allah dalam seminggu inilah kita bahas. Dan begitu ada hasil, langsung akan kami sampaikan ke Pemprop Jatim dan Kementerian Dalam Negeri,” ungkapnya.

Ia menerangkan bahwa teknis penyelenggaraan Pilkades Serentak tetap mengedepankan protokol kesehatan, namun tidak lagi dibutuhkan penambahan Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebagaimana diwacanakan sebelumnya.

Teknis pemungutan suara akan ditempatkan di balai desa, lapangan atau tempat yang lebih luas dengan penambahan bilik suara sehingga proses pemungutan suaranya bisa lebih cepat dan tidak sampai terjadi kerumunan massa.

“Nggak perlu ditambah, tetap saja satu. Bisa di balai desa, lapangan atau tempat yang luas. Yang penting jumlah biliknya ditambah sehingga proses pemungutan suaranya bisa lebih cepat dan tidak sampai terjadi kerumunan,” terangnya.

Sementara itu Ketua FKKD, Heru Sulton yang dihubungi melalui WA-nya mengaku bersyukur dengan adanya kesepakatan tersebut karena sudah ada kepastian dan tinggal menunggu Peraturan Bupati (Perbup) Sidoarjo saja.

“Mudah-mudahan ini sudah kepastian, tapi tetap nunggu Perbupnya,” ucapnya.

Untuk itu, Pihaknya akan tetap merapatkan barisan guna mengawal hasil kesepakatan tersebut hingga munculnya keputusan akhir terkait pelaksanaan pesta demokrasi di level desa tersebut.

“Tetap mengawal dan berdoa agar incumbent bisa terpilih kembali,” pungkasnya.(Reporter Candra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan