Wakil Adm KPH Jombang Timur Laksanakan Giat Evaluasi Persemaian Dan Penebangan

  • Whatsapp

Jombang TKTNews.net. – Wakil administratur KPH Jombang Timur melakukan evaluasi terkait dengan persemaian dan tebangan diberbagai tempat khususnya dikhawasan hutan bagian barat.Senin.(20/07/2020)

Hal ini dilakukan untuk pencapaian produksi harian, disisi lain karena KPH Jombang juga mempunyai target bulanan, di bulan Juli ini 1400 kubik harus tercapai, kebetulan di petak 20 A itu targetnya 190 kubik dengan jumlah pohon 2389

Dalam pelaksanaan kegiatan ini yang harus diutamakan adalah keselamatan kerja karena tebangan itu paling rawan sekali makanya sebelumnya di pasang rambu-rambu di pinggir jalan 50 meter sebelum masuk lokasi kegiatan artinya (hati-hati kalau melintas karena ada tebangan).

Menurut Waka Adm KPH Jombang Timur Mulyana mengatakan,” Evaluasi saat ini kaitannya dengan administrasi mulai dari persemaian dan keamanan lebih mengarah pada tegangan itu harus ada PK (Prosedur Kerja) baik catatan tunggak sampai batang, dimulai pohon-pohon harus di administrasikan.

Untuk para pekerja karena masih cara manual sangat butuh dari LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) sesuai misi dan visi kita sosial harus dilakukan untuk menambah pemasukan masyarakat desa hutan, tidak mencari atau menggunakan tenaga dari orang jauh

Masih dari Waka Adm,” Tenaga tenaga pekerja, penggarap atau pesanggem diharapkan yang dekat dengan lokasi, agar mudah dalam berkomunikasi, untuk rencana petak ini akan ditanami kayu putih seluas 26 hektar karena dirasa Jati kurang menguntungkan di samping menunggu terlalu lama dalam penghasilan.

Harapan kami tebangan ini harus segera terselesaikan, produksi tercapai aman kemudian berkelanjutan dengan tanaman berikutnya, yakni dalam menanam kayu putih

Ada tiga keuntungan dalam penanaman kayu putih, yakni 1(Satu).sosial bisa melakukan kegiatan lama tanpa batasan waktu selama ada kayu putih masyarakat tetap boleh menggarap.2(dua) profit 2 sampai 3 tahun sudah bisa menghasilkan.3.(Tiga) dampak lingkungan lebih aman, juga tuplah (penutupan lahan) untuk KPH Jombang targetnya 4000 hektar sementara di tahun 2020 masih baru 1500 hektar,” Beber Mulyana pada wartawan.(Jit).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan