Kediri Memanas, Ratusan Kader NU Segel Kantor DPC PKB

  • Whatsapp

Kediri TKTNews Net – Ratusan masa dari Badan Otonom Nahdlotul Ulama (NU) yaitu Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, Lesbumi NU, melakukan penyegelan pintu Kantor DPC PKB Kabupaten Kediri. Mereka juga menutup papan nama Kantor DPC PKB Kabupaten Kediri dengan kain bertuliskan “Aset Milik NU Kabupaten Kediri”.

Kantor DPC PKB Kabupaten Kediri sejak awal memang aset milik NU yang dipinjamkan kepada PKB.

Penyegelan Kantor DPC PKB Kabupaten Kediri itu sendiri, buntut dari ketidaksepahaman antara PCNU Kabupaten Kediri dan DPC PKB Kabupaten Kediri soal pencalonan Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Kediri, Dewi Mariya Ulfa sebagai Wakil Bupati Kediri di Pilbup 2020.

Munasir Huda, Korlap Aksi menyampaikan, aksi ini bertujuan menyelamatkan aset NU yang digunakan PKB sebagai kantor.

“Ketika partai yang notabene adalah penyalur aspirasi warga NU dan sudah tidak menganggap NU lagi, serta tidak bisa menyalurkan aspirasi warga NU, maka kantor yang dulunya dipinjamkan kami minta kembali,” sambut Munasir Huda

“Ini mungkin sebagai peringatan, kalau sudah tidak mau menganggap bahwa NU adalah pemilik saham di PKB, maka NU Kabupaten Kediri akan meninggalkan PKB,” kata Munasir Huda yang juga mantan Ketua GP Ansor Kabupaten Kediri itu, Kamis (10/09/2020).

Disinggung terkait nama Ketua Fatayat NU Kabupaten Kediri, Dewi Mariya Ulfa yang menjadi Calon Wakil Bupati Kediri sebagai penyebab aksi penyegelan ini, Munasir Huda tidak mengungkapkan secara terang-terangan. Hanya saja, ia membenarkan bahwa NU Kabupaten Kediri sampai hari ini belum pernah menyebut nama bakal calon Bupati Kediri atau nama bakal calon wakil Bupati Kediri yang akan didukung. Apalagi dari Fatayat yang sampai hari ini masih terbelah menjadi dua.

Sebelum aksi penyegelan pintu pagar Kantor PKB Kabupaten Kediri dilakukan, ratusan masa dari badan otonom NU Kabupaten Kediri itu berkumpul di Kantor Muslimat NU. Dari Kantor Muslimat, mereka berangkat ke Kantor DPC PKB dengan berkonvoi menggunakan kendaraan roda 4 maupun kendaraan roda 2.

Tiba di Kantor PKB, mereka lalu merangsek masuk halaman kantor PKB, dan melakukan orasi. Setelah berorasi, tiga orang kader naik pagar untuk menutup papan nama PKB dengan kain putih bertuliskan “Aset Milik NU Kabupaten Kediri”. Massa lalu menyegel pintu pagar kantor DPC PKB. Mereka lalu melanjutkan perjalanan ke Kantor PCNU Kabupaten Kediri.

Selain meneriakan yel yel, ibu-ibu yang ikut aksi juga membawa poster yang bertulisan antara lain Kami Cinta NU, Setia dengan PCNU, Derek Kiai NU, Fatayat NU Kediri, Kami Cinta Nahdlatul Ulama, Selamatkan Aset NU, Kembalikan Punya Kami aset NU, dan berbagai poster lainnya. (Red/Eko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan