Pickap Tabrak Truk Di Tol Paspro, Istri Tewas-Suami Terluka

  • Whatsapp

Probolinggo , TKTNews Net .- Ini peringatan bagi kita agar tak mengendarai kendaraan saat mengantuk. Bila tidak bisa berakibat fatal. Seperti yang terjadi di ruas tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) KM 828 A 200, masuk Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Rabu dinihari (9/9).

Lantaran diduga sopirnya mengantuk, sebuah pikap yang dikendarai Sukmawanda Sisyanuarsa, 41, menghantam sebuah truk yang tidak diketahui identitasnya. Akibatnya, penumpang pikap Murti Rumanti, 46, meninggal beberapa saat kemudian.

Kecelakaan itu terjadi Rabu (9/9) dini hari. Saat itu Sukmawanda menyopiri pikap nopol L 9984 BN. Dia berkendara dari arah Surabaya dengan kecepatan cukup tinggi.

Di sebelahnya ada istrinya, Murti. Keduanya tercatat sebagai warga RT1/RW 4, Kelurahan Semolowaru, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya. Sampai di lokasi kejadian, diduga Sukmawanda mengantuk. Saat itu pikap tiba-tiba oleng. Kemudian pikap menabrak sebuah truk yang melaju di depannya.

“Jadi pikap yang melaju dari Surabaya menuju Probolinggo itu melaju cukup kencang dan langsung menghantam bokong truk yang ada di depannya. Diduga kuat sopir pikap mengantuk,” kata Bripka Yeri.

Akibatnya fatal. Karena tabrakan yang keras, bagian depan pikap pun ringsek. Bahkan sopir dan penumpanngya terjepit di ruang kemudi. Sementara itu, truk yang tidak diketahui identitasnya itu terus melaju, melanjutkan perjalanan.

Petugas yang datang ke lokasi kejadian, langsung mengevakuasi korban. Namun, proses evakuasi tidak mudah. Butuh waktu sekitar 45 menit untuk mengeluarkan kedua korban yang terjepit di ruang kemudi.

Begitu evakuasi berhasil, kedua korban pun langsung dilarikan ke RSUD dr Mohamad Saleh, sekitar pukul 02.00. Sayangnya, korban Murti meninggal dalam perjalanan. Sementara suaminya, Sukmawanda hanya luka ringan.

Informasi yang diterima TKT news net sekitar pukul 05.00, jenazah sudah dibawa pulang ke rumah duka oleh keluarga. “Pagi tadi (kemarin, red) jenazah sudah dibawa oleh pihak keluarga,” kata petugas kamar mayat RSUD dr Mohamad Saleh yang tak mau disebutkan namanya. (Agus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan