Pria ini Rela Jalan Kaki Dari Semarang ke Jakarta Tuntut DPR RI Cabut RUU Omnibus Law

  • Whatsapp

Jakarta TKTNews Net  Sekitar 5 juta buruh di berbagai perusahaan yang tersebar di 25 provinsi dan 300 Kabupaten/Kota sepakat akan melakukan aksi mogok nasional. Hal itu dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

Dengan harapan RUU Omnibus Law Cipta Kerja untuk di cabut Ketua Dewan Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi dan Umum (DPD FSP KEP) Jawa Tengah, Ahmad Zaenudin yang juga sebagai Korlap Aliansi GERBANG Jawa Tengah rela melakujan aksi jalan kaki dari Semarang ke Senayan Jakarta pada Sabtu 26 September 2020 kemarin.

Zainudin mengatakan, berbagai penolakan sudah dilakukan oleh sekian banyak kalangan. Bukan hanya kaum petani, akademisi, bahkan buruh pun melakukan penolakan adanya RUU Omnibus Law klaster Ketenagakerjaan.

“Sejak awal munculnya rancangan undang-undang omnibuslaw, berbagai aksi penolakan bermunculan dengan berbagai cara demi menghentikan pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja yang sedang dibahas oleh DPR RI,” katanya

”Tujuan saya melakukan Long March sangat jelas yakni meminta kepada DPR-RI dan pemerintah untuk menghentikan, mencabut, dan menghapus Omnibus Law klaster ketenagakerjaan. Banyak fraksi di DPR RI yang menjanjikan untuk menghentikan pembahasan Omnibus Law klaster ketenagakerjaan. Namun saat ini perkembangannya sungguh makin mengerikan, omongan mereka hanya manis dibibir saja,” ujarnya

Menurutnya, Omnibus Law adalah bentuk penghianatan negara terhadap rakyat dan bukti gagalnya DPR-RI dan pemerintah dalam melindungi rakyatnya. Bahkan dengan adanya Omnibus Law akan memunculkan perbudakan, penindasan, dan pemiskinan rakyat secara massif sistematis dan terstruktur hingga ke anak cucu.

Sore tadi sekitar pukul 15.00 WIB aksi longmarch sudah memasuki wilayah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat. 

Dalam aksi Long Marc tersebut jadir juga Ketua Umum FSP KEP-KSPI, Sunandar Ketua DPW FSPMI Jawa Tengah Aulia Hakim,

Setelah memasuki perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat kedatangan Zainudin disabut langsung oleh Ketua DPD FSP KEP KSPI Jawa Barat Krisdianto, Pangkornas KOPASKEP Sumarno dan Asep Feddy Hartono selaku ketua Konsulat Cabang FSPMI Cirebon Raya.,(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan