Aktivitas RPH Di Kabupaten Probolinggo Lesu Pengaruhi Pemasukan DRINGU,

  • Whatsapp

TKTNews Net – Memasuki triwulan terakhir tahun ini, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus dikejar beberapa organisasi perangkat daerah (OPD). Hal ini juga dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo. Hingga akhir september capaian target retribusi Rumah Pemotongan Hewan (RPH) masih kurang 39 persen dari target yang telah ditetapkan.

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi melalui Kasi Kesmavet Nikolas Nuryulianto mengatakan, perolehan retribusi RPH yang masuk PAD masih cukup minim. Sehingga pihaknya perlu melakukan kerja keras untuk mencapai target yang ditentukan.

“Perolehan retribusi RPH masih lesu, sehingga capaian yang seharusnya sudah mendekati target saat ini masih jauh,” ujarnya.

Dari data yang ada sampai dengan September, PAD dari retribusi RPH masih terkumpul Rp 92 juta. Sedangkan target yang harus dicapai dalam kurun waktu setahun adalah Rp 150 juta. Karena daya beli masyarakat yang turun sehingga juga mempengaruhi jumlah pemotongan ternak ruminansia di RPH.

“Kondisi masih berada ditengah pandemi Covid-19, berpengaruh pada daya beli daging di masyarakat. Sehingga pemotongan di RPH juga sepi,” katanya.

Upaya peencapaian target terus diupayakan, salah satunya dengan metode pendekatan personal kepada pelaku usaha. Ini dilakulkan agar pelaku usaha tetap melakukan pemotongan hewan melalui RPH. Sebab pemotongan hewan di RPH telah memiliki jaminan kualitas. Tidak hanya itui peningkatan sarana dan prasarana di enam RPH terus dilakukan. agar pelaku usaha puas dengan layanan yang diberkan oleh RPH.

“Meski susah untuk mencapai target, kami tetap berupaya semaksimal mungkin, agar hasilnya juga maskimal,” ujar Niko. (Agus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan