PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT DI KABUPATEN MAGETAN DI MASA PANDEMI

  • Whatsapp

Magetan TKTNews.Net, Pemerintah Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur .

Sesuai surat edaran Sekda Kabupaten Magetan , yang di tujukan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat dan Kepala Desa / Kelurahan, Pimpinan BUMN, BUMD BUMS, Dan juga Kepada Pelaku Usaha pada hari Rabu 12 Januari 2021.

Dasar dari Surat Edaran tersebut yakni Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) dan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/KPTS/013/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19).

Sehubungan dengan Dasar Surat Edaran diatas dan dalam rangka mengendalikan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covi-19) yang semakin meningkat, Pemerintah Kabupaten Magetan menerapkan langkah cepat, tepat, fokus dan terpadu.

Salah satunya yaitu Mengatur Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang berpotensi menimbulkan penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) meliputi pembatasan tempat kerja perkantoran dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 50% (lima puluh persen) dan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat, Melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar secara daring (online), Pembatasan kegiatan rumah makan/restoran/kafe/warung makan minum sebesar 50% (lima puluh persen) dari kapasitas dan dizinkan beroperasi sampai pukul 21:00 WIB.

Pembatasan kapasitas tempat ibadah, wisata/fasilitas umum sebesar 50% (lima puluh persen) dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, Membatasi kegiatan Sosial Budaya, Hajatan, dan Keagamaan maksimal 50 (lima puluh) orang, serta sementara waktu tidak mengizinkan kegiatan hajatan didalam ruangan/gedung.

Pelaksanaan kegiatan lomba keolahragaan kontak fisik secara langsung dan olahraga/lomba yang menghadirkan banyak orang sementara waktu tidak diizinkan.

Sektor esensi yang berhubungan dengan kebutuhan pokok tetap beroprasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Menjadikan Kantor Pemerintahan sebagai Center penanganan Covid-19 serta mengoptimalkan peran Posko Satuan Tugas Penanganan Covid Virus Disease 2019 (Covid-19) tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa, Kelurahan dengan mengoptimalkan kampung tangguh, desa tangguh dan memperketat protokol kesehatan.

Surat Edaran ini berlaku sejak ditanda tangani hari rabu tanggal 12 januari 2021 sampai tanggal 25 januari 2021.( ifu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan