Gelapkan Sertifikat Seorang Ibu Warga Kecamatan Kabuh Dilaporkan Ke Polisi

  • Whatsapp

Jombang TKTNews.Net – Berawal dari aksi pura-pura membantu mempermudah mencarikan pinjaman sekitar bulan Nopember 2019, namun setelah uang pinjaman cair uang digunakan sendiri tanpa ijin pemilik Sertifikat, akhirnya dilaporkan aparat berwajib.Rabu (20/01/2021)

Hal ini terjadi saat dirumah korban sebut saja Suparti , umur 51 th, dari Dusun Prayungan Desa Kedungjati Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang, pada saat itu rencananya uang akan digunakan untuk membuat kamar mandi.

Menurut Korban mulanya ingin menggadaikan SHM (Surat Hak Milik) atas nama suaminya tersebut ke BRI atau dibuat jaminan hutang, namun seorang ibu berinisial Jlkh (33 thun) (terlapor) datang dan bilang jangan digadaikan di BRI soalnya ruwet.

Coba tak bantu carikan gadai di temanku saja, murah bunganya dan tidak ruwet, rayuan gombal muncul, kemudian korban percaya dan menyerahkan SHM tersebut kepada terlapor untuk digadaikan,

Setelah itu keesokan harinya pelapor mananyakan uang gadai kepada terlapor dan terlapor bilang belum cair, meskipun SHM milik pelapor sudah di gadaikan kepada IDA alamat Ds. Purisemanding kec. Plandaan sebesar Rp 33.000.000. uang tersebut di pakai sendiri oleh terlpor tanpa seijin pelapor.

Saat pelapor tanya terlpor selalu menjawab belum cair dan saat pelapor minta SHMnya di minta kembali, terlpor selalu bilang masih di urusi.atas kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kabuh ,

Menurut Kapolsek Kabuh AKP Darmawan,”
Korban mangalami kerugian karena tidak bisa menggadaikan sertifikatnya, yang rencananya uang akan digunakan untuk membuat kamar mandi.

Barang bukti yang diamankan, 1 (satu) Buah sertifikat Hak milik nomor 1228 atas nama LAMIDI ( suami pelapor)Pelaku diduga melanggar :*Pasal 372 KUHP,” Jelasnya. (Jit).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan