MUSRENGBANG KECAMATAN PULUNG DILAKSANAKAN SECARA VIRTUAL PADA MASA PANDEMI COVID-19

  • Whatsapp

Ponorogo TKTNews Net – Musrengbang Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 4 februari 2021 di balai desa pulung, dikarenakan masih dalam pandemi covid-19 kegiatan ini dilakukan secara virtual dan selalu menerapkan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak).

Acara ini dihadiri oleh Forpimda, seluruh kepala desa dan dinas instansi se-kecamatan pulung.

Musrengbang diawali dengan membaca basmallah, kedua menyanyikan lagu indonesia raya, selanjutnya sambutan dari camat pulung, wasis menghimbau kepada seluruh kepala desa agar mendukung progam pemerintah tentang vaksinisasi dan menjadi contoh bagi masyarakatnya.

Camat pulung mengucapkan terima kasih kepada Seluruh pelayanan publik se-kecamatan pulung karena sudah mengayomi masyarakat dengan baik.

Wasis prihatin akan pendidikan yang sampai saat ini masih belum bisa tatap muka dikarenakan pandemi covid-19 yang masih berlangsung.

Tema pada musrengbang tahun ini adalah REFORMASI PERTANIAN DENGAN PENERAPAN SISTEM PERTANIAN PENGAIRAN SUMUR DALAM, PERBAIKAN JARINGAN IRIGASI DAN PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK.

Visi Misi yang diusung Bupati dan Wakil Bupati yang terpilih sangat cocok dengan pengambangan ekonomi kecamatan pulung karena Masyarakat wilayah pulung sebagian besar bekerja sebagai petani, maka dari itu untuk tahun ini dan tahun yang akan datang masih kita prioritaskan untuk penyediaan air bersih dan pembangunan irigasi.

Diteruskan sambutan dari wakil ketua III DPRD Ponorogo, Anik Suharto, S.Sos mengatakan Progam Bupati dan Wakil Bupati terpilih ada 28 item dari semua itu diprioritaskan untuk Reformasi Pertanian Dengan Penerapan Sistem Pertanian Pengairan Sumur Dalam, Perbaikan Jaringan Irigasi Dan Penggunaan Pupuk Organik. Mengingat dana daerah yang terbatas maka kita harus selektif dalam penggunaannya.

Sambutan dari wakil ketua III DPRD ponorogo, H. Miseri Efendi, S.H M.H mengatakan bahwa kabupaten ponorogo khususnya daerah timur sebagian besar berpencaharian sebagai petani, peternak, dan perkebunan yang maju, seperti peternak sapi perah perkebunan jeruk dan cengkeh, kami akan menjadikan itu sebagai ikon ponorogo, maka dari itu kami akan memprioritaskan alokasi dana untuk petani, seperti pembangunan irigasi dan insfratuktur yang kurang memadai.

Selanjutnya diteruskan dari kepala bagian Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Ponorogo Sumarno mengatakan, pembangunan yang berfokus pada pertanian ini sesuai dengan visi dan misi Bupati Ponorogo Terpilih. Dengan arah kebijakan pembangunan Ponorogo hebat (Harmonis, Elok, Berkah, Amanah, Tafroh). pertanian hebat, pendidikan hebat, mewujudkan hak masyarakat, kesehatan hebat, perempuan hebat, senibudaya dan pariwisata, pemuda hebat, UMKM hebat, Rukun Tetangga hebat, pemerintahan yang amanah.

Sesi pertanyaan dari perwakilan kepala desa (kepala desa kesugihan, Sugeng Riyanto), Bagaimana cara untuk mengubah petani tradisional menuju petani modern, lalu terkait dengan sumber perairan desa sekarang itu sudah agak sulit dikarenakan sumber mata air sudah hampir habis, dan ketika kemarau tiba maka akan terjadi kekeringan, supaya sumber air dipulung tetap bertahan kami mengajukan usulan untuk melakukan reboisasi. Dan juga terkait infratuktur jalan poros kami mengharapkan adanya perbaikan karena jalan dari Pulung menuju pudak, jenangan dan sooko sudah banyak yang rusak.

Lalu Jawaban dari Bapeda, untuk infratuktur jalan poros kami akan mendiskusikan dengan Pemdes, lalu untuk mengubah petani tradisional ke modern dan tentang irigasi ataupun sumber air kami serahkan kedinas pertanian.

Jawaban dari Dinas Pertanian, kami akan mengadakan mesin menanam dan memanen untuk mempermudah pertanian, operator dari mesin tersebut kita ambil dari generasi pemuda dari desa, karena eranya saat ini sudah serba memakai mesin. Untuk pengairan diharapkan kepala desa bisa bekerja sama dengan Pamsimas.

Dinas PUPKP berpendapat tentang drainase yang rusak ataupun belum ada akan kami tindak lanjuti.

Camat Pulung mengharapkan seluruh kepala desa dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan semoga penyebaran Covid-19 segera berhenti.( Ful)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan