OPTIMALISASI PROGRAM KOTAKU DINAS PUPKP GELAR SOSIALISASI TERPADU

  • Whatsapp

Ponorogo TKTNews Net – Acungan jempol dan apresiasi kiranya layak ditujukan kepada dinas PU, Perumahan dan Kawasan Permukiman kabupaten Ponorogo. Pasalnya mereka all out dalam mengawal segala bentuk kegiatan yang berbasis infrastruktur.

Hal tersebut diatas tampak, saat Dinas yang dinakhodai Jamus Kunto Purnomo ST. M.Si ersebut menggelar sosialisasi program kotaku pada hari Jumat 26 Februari 2021.

Di kabupaten Ponorogo desa yang merupakan daerah dampingan kotaku adalah sebanyak 43 desa / kelurahan yang tergabung di 5 Kecamatan ( Kec. Ponorogo, Siman, Babadan, Jenangan dan Sukorejo ).

Sedangkan ditahun 2021 ini, sesuai dengan Kepmen PUPR nomor 177/KPTS/M/2021 total dana yang digelontorkan ke kabupaten Ponorogo di program kotaku ini senilai 6,5 Milyar, yang terbagi menjadi 2 kegiatan yaitu 1. kegiatan Reguler yang berada di 5 kelurahan / desa ( Cokromenggalan, Bangunsari, Mangunsuman, Singosaren dan Sragi ) yang masing masing kek/ desa mendapatkan gelontoran dana 1 M.

  1. Kegiatan Cash Firk Work atau kegiatan infrastruktur yang berpola Padat Karya Tunai yang berada di 5 Kel/ desa ( Mangkujayan, Tambakbayan, Pakunden, Kepatihan dan Ronowijayan ) yang masing masing kel / desa mendapatkan 300 juta

Dalam sambutannya Sarnu selaku perwakilan Dinas PU – PKP mengatakan bahwa dia merasa bersyukur karena Ponorogo masih dipercaya untuk diamanahi program Kotaku…” Alhamdullillah…bahwa Ponorogo masih dipercaya oleh pemerintah pusat untuk mengelola dana kotaku, yang mana tahun 2021 ini sebanyak 6,5 Milyar


.

Dana itu bisa digelontorkan ke Ponorogo, untuk 10 Kel / desa yang terbagi 5 kel/ desa kegiatan Reguler dan 5 Kel/ desa untuk kegiatan CFW atau Padat Karya Tunai….yaach seseuai dengan amanah UUD 1945 bahwa setiap orang berhak untuk hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, serta berhak memperoleh layanan kesehatan .

Maka dengan ini saya menghimbau untuk BKM/ LKM, selaku pemgelola program, Lurah dan Camat serta kita untuk bisa saling kolaborasi, sehingga program kotaku yang diamanahkan kepada kita bisa berjalan sesuai SOP yang berlaku, serta bisa berdaya guna di masyarakat…” Tandasnya.

Sementara itu Taufiq Alwi selaku Korkot dalam sosialisasi tersebut mengupas tuntas tentang tehnis dan pola kerja serta time schedule program ini. Dimana dalam kesempatan ini Taufiq juga menekankan bahwa tujuan program padat karya ini adalah untuk memberikan bantuan tunai dalam bentuk upah tenaga kerja kepada masyarakat yang terdampak covid-19, guna pemulihan ekonomi sebagai upaya untuk meningkatkan daya beli masyarakat melalui terpeliharanya aset infrastruktur dibawah selendang program kotaku.

Sosialisasi yang bertempat di pendopo dinas PU, yang dihadiri oleh koordinator BKM/LKM, Lurah, Kades , Camat, Tim Korkot dan Jajaran Dina PU berakhir pukul 12,00. ( Dick’S )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan