Sekdes Pucangro Kecamatan Gudo Fitnah Warga Hingga Ahirnya Dilaporkan Polisi

  • Whatsapp

Jombang TKTNews.net – Pembangunan Masjid di Dusun Sidomukti rt 02 rw 04 Desa Pucangro tersandung masalah dan berbuntut panjang karena sikap arogansi sekretaris desa yang diduga menuduh dan memfitnah seorang warganya menempati dan menguasai tanah wakaf.

Dari fitnah yang ditujukan pada Keluarga Suwaji membuat anak kandung/ahli waris sebut saja Sampurno geram hingga ahirnya permasalahan tersebut dilaporkan ke Polres Jombang, karena proses kekeluargaan sudah tidak bisa ditempuh.

Saat ditemui wartawan TKTNews.net di Dusun Sidomukti rt 02 rw 04 Desa Pucangro, Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang Jawa Timur orang yang telah mengaku sebagai korban fitnah ini menerangkan semua klausul tanah yang dimiliki tersebut. Kamis(18/03/21)

Menurut Sampurno ,” Sebetulnya sebelum permasalahan ini muncul saya sudah mencoba menjelaskan menggunakan layar proyektor terkait letak obyek tanah pada Aparat desa dalam hal ini Sekretaris Desa Imam sujarwo dan Suwoko Selaku ketua panitia pembangunan masjid, ditambah anggotanya namun tidak dihiraukan,

Karena berdasarkan Leter C nomor 320 saat itu masih atas atas nama ngarpat, kemudian menjadi milik tajit lalu pada tahun 1980 dibeli oleh bapak saya bernama Suwaji,

Masih dari Sampurno ,” Bapak sudah berunding untuk diwakafkan sebagian untuk perluasan masjid namun Sekdes Pucangro malah menuduh bapak tidak lain sebagai orang tua saya, katanya, menempati tanah wakaf selama 40 tahun, dan informasi miring ini tersebar satu Desa, sungguh sadis menurut kami sekeluarga, ” Jlentrehnya.

Sementara Sekdes Pucangro Saat dikonfirmasi tidak berada ditempat dan TKTNews.net berusaha mendapatkan informasi terkait hal ini mencoba menghubungi melalui Akun whatsApp milik Kepala Desa sebut saja Karen dan terjawab dengan singkat posisi masih diluar kota, ” Balasnya. (Jit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan